Berita

Fenomena langit Lampung Timur diduga sampah antariksa Roket China. (Foto: Dok. Warga)

Nusantara

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

SABTU, 04 APRIL 2026 | 22:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Fenomena benda terbang misterius yang menggegerkan warga Lampung Timur pada Sabtu malam 4 April 2026, mulai menemukan titik terang. Dari analisis awal, objek bercahaya tersebut diduga merupakan space debris atau sampah antariksa.

Kepala Pusat Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL), Annisa Novia Indra Putri, menyebut dugaan itu didasarkan pada pola pergerakan serta pecahan objek yang terlihat di langit.

“Kalau dari analisis awal kemungkinan itu space debris dari roket China CZ-3B R/B. Hal ini dilihat dari gerakan dan pecahannya,” ujar Annisa dikutip RMOLLampung.


Ia juga menepis kemungkinan bahwa fenomena tersebut berkaitan dengan kemunculan komet yang sedang ramai dibahas, yakni C/2026 A1 (MAPS). 

“Yang ini sepertinya tidak, karena berdasarkan data pada 4 April posisinya dekat matahari, bukan dekat bumi,” jelasnya.

Diketahui, komet tersebut merupakan tipe sungrazing atau penyapu matahari yang melintas sangat dekat dengan matahari dan diprediksi mencapai titik terdekatnya pada awal April 2026, sehingga kecil kemungkinan terlihat di wilayah Lampung pada waktu kejadian.

Terkait potensi bahaya, Annisa menjelaskan bahwa sebagian besar sampah antariksa umumnya akan terbakar saat memasuki atmosfer bumi.

“Bergantung ukurannya, namun biasanya tidak (berbahaya), karena sebagian besar sudah terbakar di atmosfer, sehingga yang tersisa hanya serpihan kecil,” katanya.

Meski begitu, pihaknya masih melakukan analisis lanjutan untuk memperkirakan ukuran dan jenis objek yang melintas tersebut.

Sebelumnya, warga Desa Taman Sari, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, digegerkan dengan kemunculan benda bercahaya di langit sekitar pukul 19.59 WIB.

Objek yang menyerupai roket atau meteor itu terlihat melintas di atas kawasan Taman Nasional Way Kambas sebelum menghilang. Fenomena serupa juga dilaporkan terlihat dari wilayah Labuhan Ratu, Way Jepara hingga Kota Metro.

“Objeknya tidak jelas itu apa, tapi jumlahnya seperti serpihan dan banyak sekali,” ujar Humas Taman Nasional Way Kambas, Riri Fitriandi.

Beberapa menit setelah kemunculan objek tersebut, warga mengaku mendengar suara ledakan beruntun dengan intensitas cukup besar. 

Namun hingga kini, belum dapat dipastikan apakah suara tersebut berkaitan langsung dengan benda yang melintas di langit.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya