Berita

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

SABTU, 04 APRIL 2026 | 19:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Suasana duka menyelimuti prosesi penyambutan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. 

Presiden Prabowo Subianto hadir langsung memberikan penghormatan terakhir, sebagai bentuk penghargaan negara atas pengorbanan para putra terbaik bangsa.

Kepala Negara tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu petang, 4 April 2026.


Prabowo didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kedatangan Presiden Prabowo untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ketiga prajurit yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon tersebut. 

Prabowo terlebih dahulu menghampiri keluarga almarhum Kopda (Anm) Farizal Rhomadon yang duduk di depan peti jenazah berbalut bendera Merah Putih. 

Ia menyampaikan belasungkawa secara langsung dan dibalas haru tangis keluarga almarhum, lalu berdiri tegak memberikan penghormatan di hadapan jenazah dan foto mendiang.

Selanjutnya, Prabowo mendekati keluarga Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar. Suasana haru tak terbendung ketika Presiden kembali memberikan penghormatan terakhir, di tengah isak tangis keluarga yang ditinggalkan.

Terakhir, Prabowo menghampiri keluarga Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan. Dengan wajah penuh empati, ia kembali menyampaikan duka cita dan memberikan penghormatan di hadapan jenazah yang diselimuti Sang Merah Putih.

Prosesi penghormatan berlangsung khidmat dan sarat emosi. Usai prosesi upacara penghormatan terakhir, rombongan Presiden Prabowo pun meninggalkan lokasi.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya