Berita

Laksamana (Purn) Ade Supandi (Foto: situs upnvj)

Politik

Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon Akibat Provokasi Israel

SABTU, 04 APRIL 2026 | 12:30 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kematian tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di Lebanon dinilai bukan sekadar risiko biasa, melainkan akibat tindakan provokatif dari pihak Israel di wilayah konflik tersebut. 

Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi menyebut prajurit Indonesia gugur saat menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia. Ia menegaskan keterlibatan TNI dalam misi internasional merupakan amanat konstitusi.

Menurutnya, konflik di Lebanon yang melibatkan Israel dan Hizbullah sudah berlangsung lama dengan dinamika yang tidak seimbang. 


Dalam kondisi tersebut, pasukan perdamaian kerap menghadapi tekanan dan tindakan sepihak di lapangan.

“Ada tindakan provokasi dari mereka (Israel). Oleh sebab itu sebenarnya sesuatu yang tidak bisa dihindari terjadi. Bukan risiko, tetapi itu adalah satu konsekuensi tindakan yang provokatif dari mereka ya,” katanya di Jakarta, Sabtu, 4 April 2026.

Ade menambahkan, insiden tersebut diduga melibatkan serangan mortir saat proses evakuasi korban, yang memperlihatkan tingginya eskalasi di lapangan. Ia menilai ke depan perlu ada evaluasi serta dorongan agar pihak Israel dikenai sanksi atas tindakan tersebut.

“Oleh sebab itu, memang kalau bagi kita risiko prajurit di daerah (konflik) seperti ini akan ada. Tetapi kemudian ini ada usaha kita menuntut kepada pihak Israel untuk juga ada sanksi pada mereka.” pungkasnya.

Tiga prajurit TNI gugur dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Mereka yakni Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Farizal Rhomadhon, dan Praka Arif Kurniawan.

Pada hari Sabtu, 4 April 2026, jenazah akan sampai di Bandara Soekarno-Hatta. Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di Lanud Halim Perdanakusuma.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya