Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono (Foto: Instagram/@antonsuratto)

Politik

Komisi I DPR Minta Negara Beri Penghargaan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

SABTU, 04 APRIL 2026 | 11:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). 

Mereka adalah Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Farizal Rhomadhon, dan Praka Arif Kurniawan.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono meminta pemerintah juga dapat memberikan jaminan kesejahteraan kepada ahli waris dari tiga prajurit yang gugur tersebut.


“Saya berharap Pemerintah juga memberikan penghargaan negara yang setinggi-tingginya kepada prajurit yang gugur beserta keluarga yang ditinggalkan, termasuk jaminan kesejahteraan bagi ahli waris,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu, 4 April 2026.

Legislator Demokrat ini mengecam keras, setiap bentuk serangan terhadap pasukan perdamaian PBB yang sedang menjalankan mandat internasional. 

Serangan tersebut, kata Anton, tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran terhadap prinsip perlindungan pasukan penjaga perdamaian sebagaimana diatur dalam hukum internasional.

“Semua pihak yang terlibat konflik harus menghormati hukum humaniter internasional serta menjamin keamanan personel penjaga perdamaian,” kata Anton.

Anton pun mendukung langkah Kementerian Luar Negeri yang mendesak diadakannya pertemuan darurat Dewan Keamanan (DK) PBB dan penyelidikan yang cepat, menyeluruh, hingga transparan atas insiden tersebut.

“Saya juga berharap Pemerintah agar memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh pasukan perdamaian Indonesia yang masih bertugas di Lebanon,” tuturnya.

Selain itu, Anton juga meminta pemerintah dapat memastikan bahwa setiap prajurit di zona risiko tinggi dibekali dengan perlatan perlindungan diri generasi terbaru yang mampu menahan serpihan ledakan (shrapnel).

“Di medan tempur yang dinamis seperti Lebanon, standar keamanan perangkat individu tidak boleh ada toleransi. Keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB tidak dapat ditawar dan harus dijunjung tinggi setiap saat,” ungkap Anton.

Meski demikian, Anton tetap mendukung penuh, kebijakan pemerintah untuk melanjutkan misi-misi perdamaian internasional sebagai wujud nyata peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas global.

“Sesuai dengan amanat konstitusi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri menyampaikan, tiga jenazah prajurit TNI yang gugur akan dipulangkan dari Istanbul, Turki, menggunakan penerbangan Turkish Airlines TK 056 dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu, 4 Maret 2026 pukul 17.35 WIB.

Setibanya di Tanah Air, prosesi penyambutan akan dilaksanakan secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir. 

Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan di taman makam pahlawan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya