Berita

Raja Charles III (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Sky News)

Global

Kontroversi Klaim Giuliani tentang Raja Charles dan Islam

SABTU, 04 APRIL 2026 | 10:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan mantan Wali Kota New York, Rudy Giuliani, memicu perhatian luas setelah ia menyebut bahwa Raja Charles III kemungkinan adalah seorang Muslim.

Dalam wawancara kontroversial bersama jurnalis Inggris Piers Morgan, Giuliani juga mengklaim bahwa umat Muslim ingin mengambil alih Inggris serta menyebut Al Quran sebagai “kultus kematian”.

Ia menyatakan, “Ada orang dari Inggris yang memberi tahu saya bahwa dalam 10 tahun Inggris akan menjadi negara Muslim,” dikutip dari Middle East Eye, Sabtu, 4 April 2026. 


Giuliani juga menyinggung meningkatnya pengaruh Muslim di berbagai posisi publik di Inggris sebagai bagian dari argumennya.

Namun, klaim tersebut tidak didukung oleh data resmi. Dalam diskusi yang sama, Morgan mengingatkan bahwa populasi Muslim di Inggris hanya sekitar lima persen dari total penduduk. Meski demikian, Giuliani tetap bersikeras bahwa angka tersebut tidak mencerminkan “pengaruh” yang ia maksud.


Teori Lama yang Tak Terbukti


Tudingan bahwa Raja Charles diam-diam seorang Muslim sebenarnya merupakan teori konspirasi lama yang telah lama beredar di internet dan tidak pernah terbukti.

Sebaliknya, Charles dikenal sebagai kepala Gereja Inggris dan penganut Anglikan yang taat.

Ketertarikan Raja Charles terhadap Islam

Meski bukan seorang Muslim, Raja Charles memang diketahui memiliki ketertarikan terhadap Islam. Ia pernah mempelajari bahasa Arab untuk memahami Al-Qur’an secara langsung.

Dalam berbagai pidatonya, ia kerap menekankan bahwa Islam, Kristen, dan Yahudi memiliki banyak kesamaan sebagai agama monoteistik. Dalam pidatonya pada tahun 1993, ia menyebut bahwa prinsip utama dalam hukum Islam adalah “keadilan dan kasih sayang”.

Charles juga pernah menyebut komunitas Muslim sebagai “aset bagi Inggris” yang memperkaya budaya nasional.


Kritik terhadap Syariah dan Pemerintah Inggris


Selain itu, Giuliani turut menuai kontroversi lewat pernyataannya tentang hukum syariah, yang ia sebut sebagai “kultus kematian” dan diklaim memiliki pengaruh besar di Inggris. Padahal, dewan syariah di Inggris tidak memiliki kekuatan hukum formal dan hanya bersifat informal.

Giuliani juga menyinggung Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dengan menyebutnya terlalu terpengaruh secara politik oleh komunitas Muslim, klaim yang kembali memicu perdebatan.


Pandangan Berbeda dari Raja Charles

Berbeda dengan pandangan tersebut, Raja Charles justru melihat Islam sebagai bagian dari sejarah dan perkembangan Eropa. Ia pernah menyatakan bahwa Islam “bukan sesuatu yang terpisah, melainkan bagian dari warisan kita sendiri”.

Dengan demikian, pernyataan Giuliani menuai kontroversi karena tidak didukung bukti kuat, sementara pandangan Raja Charles sendiri cenderung menekankan dialog antaragama dan penghargaan terhadap keberagaman.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya