Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

JP Morgan Prediksi Minyak Tembus 150 Dolar AS

SABTU, 04 APRIL 2026 | 09:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia berpotensi melonjak tajam jika gangguan pasokan terus berlanjut, terutama di jalur vital pengiriman energi global.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 4 April 20206, bank investasi JP Morgan memperkirakan harga minyak bisa segera naik ke kisaran 120 hingga 130 Dolar AS per barel. Bahkan, harga berisiko menembus 150 Dolar AS jika gangguan distribusi melalui Selat Hormuz tidak kunjung teratasi hingga pertengahan Mei.

Dalam analisisnya, JP Morgan berasumsi bahwa krisis ini pada akhirnya akan mereda melalui jalur negosiasi, meskipun sebelumnya akan terjadi periode ketegangan pasokan dan penurunan stok minyak global. Dalam skenario tersebut, harga minyak diperkirakan tetap tinggi, yakni di atas 100 Dolar AS per barel hingga kuartal kedua 2026.


Setelah itu, harga diproyeksikan mulai turun pada paruh kedua tahun ini. Penurunan ini dipicu oleh kemungkinan dibukanya kembali sebagian jalur di Selat Hormuz serta mulai normalnya kembali pasokan minyak dunia.

Namun, JP Morgan mengingatkan bahwa lamanya lonjakan harga akan sangat menentukan dampaknya terhadap ekonomi global. Jika harga tinggi bertahan lama, risiko penurunan permintaan hingga potensi resesi bisa meningkat.

Di tengah situasi ini, pasar minyak juga sempat bergejolak setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan melanjutkan serangan terhadap Iran, yang semakin memperbesar kekhawatiran gangguan pasokan energi dunia.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya