Berita

Logo Kemenhaj. (Foto: RMOL/Reni Erina)

Politik

Kemenhaj Lepas 100 Ton Bumbu Pasta dan Makanan Siap Saji untuk Haji 2026

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 17:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) mengawal pelepasan ekspor perdana bumbu pasta dan makanan siap saji (Ready to Eat/RTE) untuk kebutuhan logistik haji 2026.

Pengiriman tahap awal ini dilakukan dari Gudang Lini Garuda, Bandara Soekarno-Hatta, dengan total 100 ton logistik yang akan dikirim secara bertahap ke Arab Saudi.

Proses pelepasan melibatkan PT Pos Indonesia dan Garuda Indonesia. Kemenhaj memastikan rantai pasok logistik  melalui jalur udara berlangsung lancar.


“Sebagai pengawal distribusi, Kemenhaj memastikan seluruh proses logistik haji memenuhi standard kehalalan, kesehatan, ketahanan produk, serta ketepatan waktu pengiriman, agar kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia terpenuhi dengan baik,” ujar Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 3 April 2026.

Pengiriman logistik dijadwalkan berlangsung melalui sejumlah penerbangan pada 2 hingga 6 April 2026. Total kebutuhan dari dua vendor mencapai 230 ton. Sementara 130 ton sisanya masih dalam proses penjadwalan penerbangan.

Jaenal menambahkan, ekspor bumbu pasta dan RTE ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah. Ekspor ini juga bagian uji coba dan peningkatan kapasitas industri dalam negeri.

“Ini sekaligus menjadi uji coba awal untuk memastikan produk Indonesia memenuhi standar Arab Saudi, mengurangi ketergantungan impor, serta menciptakan efisiensi biaya,” tambahnya.

Kemenhaj menegaskan, pengawalan distribusi logistik ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji, sekaligus mendorong kemandirian dan efisiensi sistem logistik haji Indonesia. 



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya