Berita

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Din Syamsuddin/RMOL

Politik

Serukan Umat Islam Bersatu, Din Syamsuddin: Jangan Terprovokasi Perbedaan

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 14:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh umat Islam diharapkan untuk menghindari perpecahan akibat perbedaan mazhab maupun latar belakang etnis dan yang lainnya.

“Ini tidak saatnya untuk mempertentangkan perbedaan di antara kita. Baik antara Sunni dan Syiah, maupun antara Arab dan Persia. Karena kita adalah sesama Muslim yang diajarkan oleh agama untuk menumbuhkan al-ukhuwwah al-imaniyyah atau al-ukhuwwah al-islamiyyah, persaudaraan keimanan dan persaudaraan keislaman,” ujar Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, kepada wartawan, Jumat, 3 April 2026. 

Din Syamsuddin juga menyatakan dukungan terhadap gagasan Imam Besar Al-Azhar, Ahmad Muhammad At-Tayyeb, agar umat Islam bersatu dalam satu kiblat, serta menegaskan kesamaan umat Islam dalam satu kitab suci Al Quran.


“Maka kami mendukung usulan Syekh Al-Azhar, al-ustadz ad-doktor Ahmad Muhammad At-Thayyeb agar umat Islam bersatu padu menjadi umat satu kiblat. Kami menambahkan dari Indonesia, kita adalah umat satu kitab suci Al Quran dan satu kiblat Ka'batullah,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum Dewan Pertimbangan MUI ini juga mengingatkan agar umat Islam tidak mudah terhasut oleh upaya adu domba yang memanfaatkan perbedaan internal, termasuk praktik politik pecah belah ala kolonial.

“Saatnyalah untuk bersatu padu, untuk tidak terhasut, terprovokasi oleh politik divide et impera ala kolonial penjajah, yang mengadu domba di antara kita umat Islam yang sekarang ini termasuk di Indonesia, antek-antek Israel, buzzer-buzzer, berusaha untuk menghembuskan perbedaan antara Sunni-Syiah, tidak selayaknya demikian,” tegasnya.

Atas dasar itulah, Din Syamsuddin pun kembali menegaskan seruan kepada seluruh elemen umat Islam, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk menjaga persatuan dan tidak terpecah oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah.

“Dan oleh karena itu, sekali lagi, kami atas nama ormas-ormas Islam juga menyerukan persatuan umat Islam, baik pemerintah maupun masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya