Berita

Jenderal Randy George (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CNBC)

Dunia

Gempa di Pentagon: Menhan Pete Hegseth Pecat KSAD dan Dua Jenderal Lain

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 11:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah eskalasi konflik melawan Iran, kejutan besar mengguncang militer Amerika Serikat. 

Menteri Pertahanan Pete Hegseth secara resmi mencopot Jenderal Randy George dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) AS. 

Langkah berani ini dilaporkan oleh tiga pejabat pertahanan kepada Reuters via CNBC, menandai pembersihan terbaru dalam hierarki senior Pentagon di bawah kepemimpinan Hegseth.


Meskipun mantan pembawa acara Fox News ini dikenal bergerak cepat dalam merestrukturisasi departemennya, keputusan memecat jenderal bintang empat di masa perang dianggap sebagai langkah yang sangat langka dan hampir tidak pernah terjadi sebelumnya.

Pentagon mengonfirmasi bahwa George?"yang sebenarnya masih memiliki sisa masa jabatan lebih dari satu tahun?" akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41 segera.

Dalam pernyataan resminya, pihak Departemen Pertahanan menyampaikan apresiasi atas dedikasi panjang sang jenderal.
 
"Kami berterima kasih atas pengabdian George selama puluhan tahun. Kami mendoakan yang terbaik untuknya di masa pensiunnya."

Meski bernada sopan, seorang pejabat senior Departemen Pertahanan memberikan alasan yang lebih lugas mengenai pencopotan penerima Purple Heart tersebut.

“Kami berterima kasih atas pengabdiannya, tetapi sudah saatnya ada perubahan kepemimpinan di Angkatan Darat," katanya.

Kursi panas yang ditinggalkan George tampaknya akan segera diisi oleh Jenderal Chris LaNeve. LaNeve merupakan mantan ajudan militer Hegseth yang memiliki kedekatan khusus dengan Gedung Putih; ia adalah sosok yang menelepon Presiden Donald Trump untuk memberi selamat atas kemenangan pemilu 2024.

Langkah Hegseth ini disebut sebagai upaya untuk menyelaraskan kepemimpinan militer dengan visi politik saat ini. 

George, yang dicalonkan oleh Joe Biden pada 2023, dianggap perlu diganti dengan figur yang mampu mewujudkan agenda Angkatan Darat versi Donald Trump dan Hegseth sendiri.

Pembersihan ini ternyata meluas. Hegseth dilaporkan juga memecat dua jenderal lainnya yaitu Jenderal David Hodne, Pemimpin Komando Transformasi dan Pelatihan AD, serta Mayor Jenderal William Green, Kepala Korps Kapelan AD.

Hingga kini, tidak ada alasan spesifik yang diberikan atas kepergian George. Padahal, saat ini Angkatan Darat AS yang berkekuatan 450.000 tentara aktif tengah meningkatkan kewaspadaan di Asia Barat. Bahkan, ribuan tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 telah tiba di wilayah tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan operasi darat di Iran.

Meski tidak terlihat ada perselisihan terbuka antara Hegseth dan George, suasana di Pentagon memang sedang memanas akibat serangkaian kebijakan kontroversial Hegseth, seperti memecat pengacara utama Angkatan Darat dan merencanakan parade militer besar untuk ulang tahun ke-250 AD yang bertepatan dengan ulang tahun Trump.

Hegseth juga membatalkan investigasi terhadap pilot helikopter yang melakukan aksi dukungan di dekat rumah penyanyi Kid Rock.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya