Berita

Pakar militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie. (Foto: Istimewa)

Politik

Jangan Sampai Muncul Gerakan “No King” karena Presiden Antikritik

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 11:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pakar militer dan pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie, mengaku menjadi sasaran serangan terkoordinasi di ruang digital yang diduga dilakukan oleh akun-akun otomatis atau “robot”.

Connie menyebut serangan tersebut bukan berasal dari buzzer biasa, melainkan menggunakan sistem yang bekerja cepat dan masif, termasuk dengan menandai dirinya serta melabelinya sebagai “profesor hoaks”.

“Aku mau ngasih tahu, yang menyerang aku bukan buzzer biasa. Tapi sudah robot mesin, cepat sekali dengan men-tag aku seakan aku profesor hoaks,” ujarnya lewat akun X, Jumat, 3 April 2026.


Ia juga menyinggung pentingnya keterbukaan terhadap kritik dalam sistem demokrasi. Menurutnya, sebagai kepala negara yang dipilih rakyat, presiden seharusnya tidak anti terhadap masukan, termasuk dari kalangan akademisi.

Connie mengaku telah melakukan penelusuran terhadap sejumlah akun yang menyerangnya. Ia menyebut sebagian besar akun tersebut menggunakan sistem otomatis, bahkan mengklaim menemukan indikasi afiliasi tertentu.

“Saya sudah mengecek mereka semua IP-nya di mana, nomor teleponnya berapa, tapi rata-rata mereka sudah pakai robot. Dan afiliasinya ke istana sudah saya detect juga,” katanya.

Connie lantas meminta agar Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi pihak-pihak di lingkarannya jika memang terjadi praktik serangan digital terhadap pihak yang menyampaikan kritik.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara hukum dan demokrasi, sehingga ruang kritik harus tetap dijaga dan dihormati.

“Jangan sampai terjadi gerakan no king karena bapak nggak mau dikoreksi," tegasnya.


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya