Berita

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

BBM Stabil, Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Daya Beli dan Ekonomi Nasional

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah pemerintah untuk memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak naik pada 1 April 2026 dinilai tepat. Kebijakan tersebut bisa menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian geopolitik imbas perang AS-Israel terhadap Iran.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, menilai bahwa langkah tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap rakyat. Pasalnya, situasi geopolitik memicu krisis dan lonjakan harga energi yang terasa di sejumlah negara.

"Dalam kondisi seperti sekarang, bisa tidak naik harga, khususnya BBM subsidi, itu sudah merupakan perjuangan yang tidak mudah. Pemerintah menunjukkan keberpihakan yang nyata kepada rakyat dengan menjaga daya beli di tengah tekanan global," kata Sarmuji dalam keterangannya, dikutip Jumat, 3 April 2026.


Sekjen DPP Partai Golkar itu berharap konflik geopolitik dapat segera berakhir sehingga tekanan terhadap harga minyak dapat mereda. Menurutnya, stabilitas harga energi global penting agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya, stabilitas harga BBM memiliki efek domino yang besar terhadap perekonomian nasional, terutama dalam menjaga inflasi dan biaya logistik tidak melonjak tajam. Karenanya, langkah pemerintah dianggap dapat menjaga stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Sarmuji juga mendorong pemerintah memperkuat strategi mitigasi risiko energi, termasuk optimalisasi cadangan energi nasional, diversifikasi sumber energi, serta peningkatan efisiensi distribusi BBM agar tepat sasaran. Selain itu, transparansi pengelolaan subsidi dan kompensasi energi perlu dijaga agar kebijakan yang diambil akuntabel dan berkelanjutan.

"Ke depan, tantangan sektor energi masih akan sangat dinamis. Karena itu, konsistensi kebijakan dan kecepatan respons pemerintah menjadi kunci. Fraksi Partai Golkar DPR RI akan terus memberikan dukungan sekaligus pengawasan konstruktif agar kebijakan energi nasional tetap berpihak pada kepentingan rakyat," demikian Sarmuji.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya