Berita

Kru Artemis II. (YouTube CNN)

Dunia

Kru Misi Artemis II Sempat Terima Peringatan Darurat, Tetap Lanjut Menuju Bulan

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 10:44 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Peringatan darurat dugaan kebocoran kabin sempat muncul jelang manuver krusial menuju Bulan dalam misi Artemis II. Hal ini sempat memicu kekhawatiran pembatalan perjalanan.

Astronaut Jeremy Hansen mengungkap peringatan tersebut diterima sekitar 20 menit sebelum proses trans-lunar injection burn, fase penting yang menentukan arah pesawat keluar dari orbit Bumi menuju Bulan.

“Kami mendapat pesan darurat soal dugaan kebocoran kabin. Itu jelas menarik perhatian, karena kami harus mempertimbangkan apakah akan membatalkan manuver dan mulai bersiap untuk kembali ke Bumi,” ujarnya dalam siaran langsung NASA, Jumat, 3 April 2026


Ia menjelaskan, situasi itu sempat membuat kru mempertimbangkan skenario darurat, termasuk mengenakan pakaian antariksa dan menghentikan misi lebih awal.

Namun setelah berkoordinasi dengan tim pengendali di NASA Houston, kondisi kabin dipastikan aman.

“Tim di Houston memastikan tekanan kabin tetap stabil, dan kami juga melihat hal yang sama di dalam pesawat. Jadi akhirnya manuver tetap dilakukan,” lanjutnya.

Hansen menegaskan saat ini pesawat berada dalam kondisi baik dan perjalanan menuju Bulan berjalan sesuai rencana.

“Pesawat dalam kondisi sangat baik. Perjalanan ini akan luar biasa,” kata Jeremy.

Misi Artemis II merupakan penerbangan antariksa berdurasi sekitar 10 hari yang akan membawa empat astronaut mengelilingi Bulan sebelum kembali ke Bumi. Misi ini diluncurkan dari Kennedy Space Center pada 1 April 2026. 

Selain Hansen yang mewakili Canadian Space Agency, kru misi ini juga terdiri dari astronaut Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya