Berita

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan (foto : Biro Humas ATR/BPN)

Politik

Wamen Ossy: Data Akurat Kunci Selesaikan Persoalan Pertanahan

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 10:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Data pertanahan yang akurat menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di sektor agraria sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, saat memberikan pengarahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Ossy menyampaikan pentingnya pembenahan data secara bertahap dan berkelanjutan sebagai fondasi utama sistem pertanahan nasional.


“Data sangatlah penting. Di BPN, kami sehari-hari selalu bekerja dengan data. Salah satu penyebab banyaknya kesulitan dalam menyelesaikan persoalan saat ini adalah masalah data. Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi penuh kepada seluruh jajaran BPN Humbang Hasundutan yang telah berhasil melakukan pemetaan terhadap tiga kecamatan yang cukup padat,” ujar Ossy, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 3 April 2026.

Di Kabupaten Humbang Hasundutan, percepatan pemetaan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan data pertanahan yang akurat. Wilayah ini tercatat sebagai salah satu daerah dengan capaian foto tegak terbesar di Sumatera Utara, mencapai sekitar 35.000 hektare.

Capaian ini dinilai sebagai langkah signifikan dalam memperkuat ketersediaan data pertanahan yang valid dan dapat diandalkan.

“Alhamdulillah, pemetaan ini bisa diselesaikan sehingga dapat dikatakan peta ini proven, reliable, relevan, dan bisa dijadikan dasar. Ini wujud bagaimana kita ingin memperbaiki ke depan; perlahan-lahan harus kita benahi dulu data kita,” tutur Ossy.

Menurutnya, ketersediaan data pertanahan berkualitas berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja pelayanan di daerah. Dengan data yang akurat dan mutakhir, setiap petugas memiliki pijakan yang jelas dalam menjalankan tugasnya.

“Dengan data yang baik, kita bisa meminimalisir kesalahan dalam penerbitan hak dan pengurusan lainnya, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pertanahan akan semakin meningkat,” tambah Ossy.

Dalam kunjungannya, Ossy juga menyerahkan enam Sertipikat Elektronik kepada masyarakat. Sertipikat ini merupakan bagian dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

Didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Sri Pranoto, serta Plt Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Humbang Hasundutan, Andes Saragi, Ossy meninjau sejumlah ruang pelayanan dan unit kerja untuk memastikan pelayanan pertanahan berjalan optimal, transparan, dan berbasis data yang akurat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya