Berita

Ilustrasi antrean di SPBU Prancis (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube France24)

Dunia

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelangkaan bahan bakar mulai meluas di Prancis setelah warga berbondong-bondong mengisi bensin. 

Lonjakan permintaan ini terjadi setelah pemerintah kebijakan pembatasan harga, yang justru memicu kepanikan masyarakat di tengah situasi energi global yang terganggu.

Menurut Kementerian Energi Prancis, sekitar 900 stasiun pengisian bahan bakar dilaporkan kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar. Dari jumlah tersebut, sekitar 700 stasiun merupakan jaringan milik perusahaan energi besar TotalEnergies. 


Pemerintah menegaskan bahwa masalah ini lebih disebabkan oleh gangguan distribusi, bukan karena stok nasional yang benar-benar habis.

Namun, sejumlah laporan lain memperkirakan kondisi sebenarnya bisa lebih luas, dengan hingga 1.600 stasiun mengalami kekurangan sementara. Situasi ini diperparah oleh lonjakan harga energi, di mana harga solar di Prancis sempat mencapai rekor sekitar 2,25 Euro per liter.

Akar masalahnya berkaitan dengan konflik di Timur Tengah, khususnya perang antara AS-Israel dan Iran. Konflik ini mengganggu jalur distribusi minyak global, terutama di Selat Hormuz yang merupakan jalur penting dan dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Akibatnya, harga minyak dunia naik dan berdampak langsung pada harga bahan bakar di berbagai negara, termasuk Prancis.

Sebagai respons, TotalEnergies memperpanjang kebijakan pembatasan harga bensin dan solar hingga 7 April. Perusahaan tersebut mencatat lonjakan tajam jumlah kendaraan yang mengisi bahan bakar sejak pertengahan Maret, dan memperingatkan adanya “ketegangan pasokan lokal,” terutama untuk solar.

Meski demikian, pemerintah Prancis mencoba menenangkan situasi. Juru bicara pemerintah, Maud Bregeon, menyatakan bahwa kurang dari 10 persen stasiun yang terdampak dan menegaskan bahwa belum ada risiko kekurangan bahan bakar secara nasional.

“Saat ini tidak ada risiko kekurangan pasokan. Kami masih memiliki cadangan strategis sekitar 100 juta barel dan akan mengatasi gangguan yang terjadi," kata Bregeon, dikutip dari RT, Jumat 3 April 2026.

Di sisi lain, dampak kenaikan energi mulai terasa pada ekonomi. Inflasi Prancis naik menjadi 1,9 persen pada Maret, tertinggi sejak Agustus 2024, dengan harga energi melonjak 7,3 persen setelah sebelumnya sempat menurun selama lebih dari setahun.

Kekhawatiran juga datang dari pelaku industri. CEO Shell, Wael Sawan, memperingatkan bahwa Eropa berpotensi menghadapi kekurangan bahan bakar jika gangguan pasokan dari kawasan Teluk terus berlanjut. Saat ini, bahan bakar jet sudah mulai terdampak, dan diesel serta bensin diperkirakan akan menyusul, terutama menjelang musim liburan musim panas.

Krisis ini kembali membuka perdebatan di Uni Eropa soal ketergantungan energi. Sebelum 2022, sekitar seperempat impor minyak Uni Eropa berasal dari Rusia. Namun kini, blok tersebut telah mengurangi ketergantungan itu secara signifikan dan menargetkan penghentian total impor minyak Rusia pada 2027.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya