Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 07:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mata uang Dolar AS (USD) di pasar uang New York melonjak tajam pada perdagangan Kamis 2 April 2026 waktu setempat. 

Lonjakan ini menghapus kerugian sesi sebelumnya setelah pidato Presiden Donald Trump memupus harapan pasar akan perdamaian cepat di Timur Tengah. 

Ketidakpastian ini memicu aksi buru aset aman (safe-haven), yang mendorong Indeks Dolar AS (DXY) melesat 0,46 persen ke level 100,02.


Penguatan greenback menekan hampir seluruh mata uang utama dunia.

Yen Jepang tertekan. Dolar menguat 0,5 persen terhadap Yen ke level 159,57, mendekati ambang batas kritis 160 yang rawan memicu intervensi otoritas Jepang.

Terhadap Franc Swiss, Dolar AS terapresiasi 0,6 persen menjadi 0,799.

Sementara itu, Euro merosot 0,45 persen 1,1536 Dolar AS. Begitu juga dengan Poundsterling yang terkikis 0,63 persen ke posisi 1,3222 Dolar AS. 

Analis Scotiabank menilai nada agresif Trump mengenai potensi serangan ke infrastruktur energi Iran memaksa mata uang G10 membalikkan tren penguatan mereka pekan ini. 

Di sisi lain, imbal hasil US Treasury 10 tahun sedikit melandai ke 4,305 persen, namun Dolar AS tetap kokoh karena perannya sebagai pelindung nilai di tengah lonjakan harga minyak Brent yang menembus 109,03 Dolar AS  per barel.

Kini, fokus pelaku pasar tertuju pada data tenaga kerja (non-farm payrolls) Amerika Serikat yang akan dirilis Jumat. 

Data ini menjadi penentu arah kebijakan suku bunga Federal Reserve selanjutnya, dengan ekspektasi pasar berada pada angka penambahan 60.000 pekerjaan untuk periode Maret. Selama resolusi konflik belum terlihat, dominasi Dolar AS diprediksi akan terus berlanjut.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya