Tim Kejari Banjarnegara saat menjelaskan penetapan tersangka oknum bendahara Bumdesma kepada wartawan. (Foto: RMOLJateng/Cahyono)
Tim Kejari Banjarnegara saat menjelaskan penetapan tersangka oknum bendahara Bumdesma kepada wartawan. (Foto: RMOLJateng/Cahyono)
Dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Kamis malam, 2 April 2026, Kejaksaan Negeri Banjarnegara telah menetapkan FYD (28), bendahara BUMDesma UPK Karya Asta Sejahtera LKD Kecamatan Batur, sebagai tersangka korupsi dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP).
Tersangka diduga menarik angsuran dari nasabah namun tidak menyetorkannya, serta merekayasa laporan keuangan. Kasus terungkap saat terjadi pergantian bendahara dan ditemukan selisih saldo.
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
UPDATE
Jumat, 03 April 2026 | 00:15
Kamis, 02 April 2026 | 23:50
Kamis, 02 April 2026 | 23:21
Kamis, 02 April 2026 | 22:57
Kamis, 02 April 2026 | 22:39
Kamis, 02 April 2026 | 22:01
Kamis, 02 April 2026 | 21:42
Kamis, 02 April 2026 | 21:31
Kamis, 02 April 2026 | 21:18
Kamis, 02 April 2026 | 21:08