Berita

Prajurit TNI membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa bumi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis, 2 April 2026. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Gercep Tangani Dampak Gempa Sulut

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 02:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Reaksi cepat TNI ditunjukkan dengan segera mengerahkan prajurit pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis, 2 April 2026. 

Melalui prajurit Kodam XIII/Merdeka, TNI bergerak sigap memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dalam penanganan dampak bencana.

Jajaran Korem 131/Santiago, dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak, khususnya di Kota Manado dan Kota Bitung. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari evakuasi korban, pendataan kerusakan, pembersihan puing-puing bangunan, hingga membantu masyarakat yang terdampak secara langsung.


Di wilayah Kota Manado, satu Satuan Setingkat Peleton (SST) gabungan dari Korem 131/Santiago bersama personel dari Kodim 1309/Manado dalam proses evakuasi korban serta pembersihan material bangunan yang rusak, termasuk di sekitar Gedung GOR KONI Sario. Selain itu, personel juga turut membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Sementara itu, di Kota Bitung, satu SST dari Kodim 1310/Bitung bersama personel dari Yonif TP 916/BS turut diterjunkan untuk membantu penanganan dampak gempa. Kegiatan difokuskan pada penanganan rumah rusak berat serta pemberian imbauan kepada masyarakat pasca terjadinya gelombang tsunami kecil di wilayah pesisir Lembeh dan Kasawari.

Di wilayah Kodim 1302/Minahasa, masing-masing satu SST dikerahkan untuk wilayah Minahasa dan Minahasa Tenggara. Personel melaksanakan bantuan kepada warga terdampak, sekaligus melakukan pemantauan situasi guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat. 

“Kami telah mengerahkan personel di wilayah terdampak untuk membantu proses penanganan pasca gempa. Mulai dari evakuasi, pembersihan, hingga pendataan kerusakan dilaksanakan secara terpadu,” ujar Pangdam dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 2 April 2026.

Selain melaksanakan tugas penanganan, prajurit juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang namun waspada, serta selalu mengikuti arahan pemerintah dan informasi resmi dari BMKG.

Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak gempa secara umum berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan normal. Personel Kodam XIII/Merdeka terus melaksanakan pemantauan serta penanganan lanjutan di lapangan. TNI berkomitmen untuk terus hadir dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana gempa guna menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya