Berita

Pengamanan di sekitar lokasi 11 sumur minyak ilegal yang terbakar. (Foto: RMOLSumsel/Istimewa)

Presisi

Polisi Buru Pemilik 11 Sumur Minyak Ilegal yang Terbakar di Muba

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 00:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Usai terjadinya kebakaran hebat di kawasan Hindoli, Musi Banyuasin (Muba), Selasa malam, 31 Maret 2026, Tim Tipidter Polda Sumatera Selatan yang dipimpin Kasubdit Tipiter AKBP Ahmad Budi Martono langsung bergerak memburu pemilik 11 sumur minyak ilegal yang terbakar.

Tim gabungan dari Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, beserta Satreskrim Polres Musi Banyuasin, dan Polsek Keluang langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan area, serta pengumpulan alat bukti awal.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api diduga berasal dari salah satu sumur minyak ilegal di area tebing, lalu menyambar tempat penampungan minyak mentah di sekitarnya.


Kobaran api dengan cepat merembet mengikuti aliran minyak hingga ke area bawah tebing. Akibatnya, sejumlah fasilitas dan aset di sekitar lokasi turut dilalap api, termasuk kendaraan operasional dan warung milik warga.

Berdasarkan hasil penyisiran petugas, sedikitnya 11 titik sumur minyak ilegal ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Selain itu, delapan unit mobil pickup, satu unit truk, serta beberapa sepeda motor juga ikut terbakar.

Pihak perusahaan melaporkan, kebakaran tersebut turut merusak lahan HGU seluas kurang lebih 4,2 hektare.

Dalam proses penyelidikan, aparat telah mengantongi sejumlah identitas yang diduga sebagai pemilik sumur ilegal, masing-masing berinisial M, R, K, dan I. Sementara itu, beberapa titik lainnya masih dalam pendalaman oleh penyidik.

Untuk kepentingan penyelidikan dan keselamatan, petugas telah memasang garis polisi di seluruh area terdampak guna mencegah masyarakat mendekati lokasi yang masih berpotensi membahayakan.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan pihaknya akan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas sumur minyak ilegal di Musi Banyuasin.

“Tim gabungan saat ini terus bekerja di lapangan untuk mengungkap kepemilikan sumur-sumur ilegal tersebut. Kami pastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional dan transparan,” ujar Nandang dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis malam, 2 April 2026.

Ia menambahkan, praktik penambangan minyak ilegal memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan jiwa serta berdampak serius terhadap kerusakan lingkungan.

“Kami mengingatkan bahwa aktivitas illegal drilling bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kebakaran maupun korban jiwa. Oleh karena itu, kami tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik seperti ini di wilayah Sumatera Selatan,” tegasnya.

Polda Sumsel juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan sumur minyak ilegal.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk pihak perusahaan dan pengelola sumur di lokasi kejadian, serta terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan yang terlibat.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya