Berita

Pertemuan Jokowi dengan Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi. (Foto: Dokumentasi Kedubes Iran)

Politik

Muhammad Said Didu:

Temui Jokowi, Dubes Iran Sepertinya Tahu Penguasa Nyata di Indonesia

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 00:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi baru-baru ini menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya, daerah Banjarsari, Kota Surakarta, Rabu, 1 April 2026.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam itu, antara lain membahas soal dinamika kawasan yang terjadi di Timur Tengah hingga dampak bagi kemanusiaan di seluruh dunia.  

Terkait itu, analis kebijakan publik Muhammad Said Didu membuat pernyataan satire dalam cuitannya di akun media X pribadinya, dikutip Kamis malam, 2 April 2026.


“Dubes Iran sepertinya tahu siapa yang masih penguasa nyata di Indonesia. Makanya yang didatangi adalah Jokowi setelah mendatangi JK dan Megawati,” tulis Said Didu.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu lantas menyindir sikap pemerintahan sekarang yang dianggap takut terhadap hegemoni Amerika Serikat (AS) dan Israel.   

“Atau memang Iran sudah tahu siapa sudah tidak bisa jadi “teman” karena takut sama musuh Iran (AS + Israel),” tandasnya.

Dubes Boroujerdi  dalam pertemuan dengan Jokowi menyampaikan laporan komprehensif mengenai kondisi lapangan terkini, termasuk penjelasan berbagai serangan terhadap kawasan sipil, infrastruktur vital, dan fasilitas ekonomi di Iran.

Ia turut mengutarakan keprihatinan atas dampak kemanusiaan dan keamanan imbas serangan ke negaranya.

Iran bergejolak usai Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan negara tersebut pada 28 Februari. Operasi itu menyebabkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga sipil.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya