Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning. (Foto: MEMO)

Dunia

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 21:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah China menyerukan dukungan internasional terhadap inisiatif perdamaian yang digagas bersama Pakistan guna meredakan konflik di Teluk.

Seruan itu disampaikan di tengah perang yang masih berlangsung antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning mengatakan, konflik yang telah berlangsung lebih dari sebulan itu semakin memperburuk stabilitas kawasan maupun global.


“Situasi ini terus meningkat dan memberikan dampak serius terhadap stabilitas regional dan dunia,” kata Mao dikutip dari MEMO, Kamis, 2 April 2026.

Menurutnya, perang tersebut juga berdampak besar terhadap pasokan energi global, keberlanjutan industri, serta rantai pasok internasional yang pada akhirnya memengaruhi perekonomian dunia.

Mao menegaskan, inisiatif bersama China dan Pakistan merupakan upaya untuk membangun konsensus internasional guna meredakan ketegangan dan memulihkan stabilitas di kawasan Teluk, khususnya wilayah Teluk.

Ia menyebut inisiatif tersebut sebagai langkah yang rasional dan adil untuk mendorong upaya kolektif mengakhiri konflik.

China pun mengajak negara-negara serta organisasi internasional untuk berpartisipasi aktif dan mendukung inisiatif tersebut demi mempercepat tercapainya perdamaian di kawasan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya