Berita

Pemerintah Kota Surabaya merotasi 78 pejabat di Graha Sawunggaling, Surabaya, Kamis, 2 April 2026. (Foto: RMOLJatim)

Nusantara

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 21:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 78 pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dirotasi. Rotasi tersebut meliputi tujuh pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama serta 71 pejabat eselon III dan IV.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan, rotasi jabatan bukan sekadar penyegaran, melainkan bagian dari kebutuhan organisasi di tengah sejumlah pejabat yang akan memasuki masa purna tugas.

“Rotasi ini untuk percepatan kinerja. Setiap jabatan harus diisi orang yang tepat sesuai kompetensinya,” kata Eri dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Kamis, 2 April 2026.


Ia menekankan, penempatan pejabat harus berbasis kompetensi dan selaras dengan target kinerja. Menurutnya, Pemkot Surabaya membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam mengeksekusi program prioritas.

Eri juga mengingatkan seluruh jajaran agar menempatkan loyalitas kepada masyarakat sebagai prinsip utama dalam bekerja.

“Loyalitas hanya satu, kepada masyarakat Surabaya, bukan kepada wali kota, wakil wali kota, atau sekda,” tegasnya.

Ia menegaskan, setiap program pemerintah harus memberi dampak langsung bagi masyarakat hingga tingkat Rukun Warga (RW), termasuk melalui penguatan Kampung Pancasila.

“Tidak boleh ada warga miskin yang tidak tertangani, tidak boleh ada stunting tanpa intervensi, dan tidak boleh ada warga yang kesulitan makan atau biaya sekolah,” ujarnya.

Eri juga meminta seluruh jajaran meninggalkan pola kerja yang hanya bersifat teoritis tanpa hasil nyata.

“Tidak ada lagi kerja tanpa output dan outcome. Semua harus terukur,” tandasnya.

Dalam pengisian jabatan, Pemkot Surabaya tidak langsung menetapkan pejabat definitif di semua posisi. Sejumlah jabatan masih diisi pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu evaluasi kinerja sebelum dilakukan lelang jabatan.

Evaluasi akan dilakukan setiap bulan. Jika dalam tiga bulan tidak menunjukkan hasil optimal, pejabat yang bersangkutan akan diganti.

Mulai 7 April 2026, sejumlah program prioritas diminta berjalan maksimal, seperti penguatan Kampung Pancasila, penataan pedestrian bebas parkir liar, penerapan parkir non-tunai, serta peningkatan standar pengelolaan tempat pembuangan sampah (TPS).

“Camat dan lurah harus bergerak cepat dengan target penyelesaian satu minggu. Tidak ada lagi alasan keterlambatan,” kata Eri.

Adapun tujuh pejabat eselon II yang dirotasi yakni Eddy Christijanto sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Antiek Sugiharti sebagai Kepala Dinas Sosial, Nanik Sukristina sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dr Billy Daniel Messakh sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Kemudian Dedik Irianto sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Maria Theresia Ekawati Rahayu sebagai Kepala Bappeda, serta Irvan Wahyudrajad sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya