Berita

Polda Sumsel membongkar aksi peretasan sistem website SIBOS milik SMA Negeri 2 Prabumulih. (Foto: Dok. RMOLSumsel)

Presisi

Komplotan Peretas Gasak Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 19:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel membongkar aksi peretasan sistem website SIBOS milik SMA Negeri 2 Prabumulih yang merugikan negara hingga Rp942 juta.

Kasus ini bermula dari laporan pihak sekolah pada Desember 2025. Polisi kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif, hingga akhirnya meringkus para pelaku yang beroperasi di Palembang dan Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Doni Satrya Sembiring mengatakan, aksi pembobolan dilakukan dalam dua tahap.


Pada 17 Desember 2025, dana BOS raib Rp344.802.770. Sebulan kemudian, 20 Januari 2026, pelaku kembali masuk ke sistem dan menguras Rp598 juta dari total dana Rp637,5 juta.

“Total kerugian mencapai Rp942.802.770. Ini murni akses ilegal tanpa izin,” kata Doni di Mapolda Sumsel, dikutip dari RMOLSumsel, Kamis 1 April 2026.

Modus yang digunakan tergolong klasik namun berbahaya, yakni brute force. Pelaku mencoba berbagai kombinasi username dan password hingga berhasil menjebol sistem. Setelah itu, dana langsung dipindahkan ke rekening yang telah disiapkan.

Polisi menetapkan empat tersangka, yakni AT (38) sebagai eksekutor utama, DN (27) pengatur rekening, serta M (37) dan AA (46) yang menyediakan rekening penampung. Dua pelaku lain masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Terungkap, uang hasil kejahatan tidak hanya dinikmati untuk foya-foya, tetapi juga digunakan membeli narkotika jenis sabu.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya mobil Toyota Innova, ponsel iPhone 17 Pro Max, buku tabungan, serta sabu.

“Kami masih kembangkan jaringan ini. Kasus ini jadi prioritas karena menyangkut dana pendidikan yang seharusnya untuk siswa,” kata Doni.

Para tersangka dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta KUHP.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya