Tradisi lompat batu (fahombo) di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. (Foto: Istimewa)
Tradisi lompat batu (fahombo) di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. (Foto: Istimewa)
Status itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, Bawomataluo menyimpan jejak budaya megalitik yang masih hidup, deretan rumah adat kokoh seperti Omo Sebua yang telah berusia ratusan tahun, hingga tradisi lompat batu (fahombo) yang terus dipertahankan warga.
Lanskapnya pun unik -- berdiri di ketinggian sekitar 324 meter di atas permukaan laut, desa ini menyajikan tata ruang tradisional yang relatif utuh.
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26
Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15
UPDATE
Kamis, 02 April 2026 | 14:02
Kamis, 02 April 2026 | 13:59
Kamis, 02 April 2026 | 13:51
Kamis, 02 April 2026 | 13:40
Kamis, 02 April 2026 | 13:33
Kamis, 02 April 2026 | 13:20
Kamis, 02 April 2026 | 13:19
Kamis, 02 April 2026 | 13:19
Kamis, 02 April 2026 | 13:15
Kamis, 02 April 2026 | 13:09