Berita

Gedung Merah Putih KPK (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KPK Periksa Pengusaha Robert Bonosusatya dalam Kasus Gratifikasi Tambang Kukar

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 11:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pengusaha Robert Priantono Bonosusatya sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi terkait produksi batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan pada Kamis (2 April 2026) di Gedung Merah Putih KPK. Namun, belum dipastikan apakah Robert telah memenuhi panggilan tersebut.

Robert dikenal sebagai pengusaha di sektor tambang, perkebunan sawit, dan properti. Ia menjabat Presiden Direktur PT Pratama Agro Sawit sejak 2008 serta memiliki sejumlah bisnis lain, termasuk hotel dan perusahaan infrastruktur.


Dalam penyidikan sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah Robert pada Mei 2025 dan menyita uang dalam berbagai mata uang, dokumen, barang bukti elektronik, serta sejumlah kendaraan.

Perkara ini merupakan pengembangan kasus gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari. Ia diduga menerima fee sekitar 3,5 hingga 5 dolar AS per metrik ton batu bara dari sejumlah perusahaan tambang.

Sejumlah korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka, di antaranya PT Alamjaya Barapratama, PT Sinar Kumala Naga, dan PT Bara Kumala Sakti, yang diduga menjadi sarana aliran dana gratifikasi.

KPK juga telah memeriksa sejumlah pihak terkait, termasuk Japto Soerjosoemarno dan Ahmad Ali. Dari penggeledahan di beberapa lokasi, penyidik menyita uang, kendaraan mewah, serta berbagai aset lainnya.

Secara keseluruhan, nilai aset yang telah disita dalam perkara ini mencapai ratusan miliar rupiah, yang berasal dari dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang.

KPK masih terus mendalami aliran dana serta keterlibatan berbagai pihak dalam kasus ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya