Berita

Pedagang toko plastik di Pasar Kebayoran Lama menuliskan pengumuman kenaikan harga. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Pasar Mulai Batasi Pembelian

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 11:23 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan para pedagang pasar. Lonjakan ini mendorong mereka untuk mengingatkan pembeli agar lebih bijak dalam berbelanja, karena harga yang meningkat cukup signifikan.

Kondisi tersebut terlihat di Pasar Kebayoran Lama, Kamis 2 April 2026. Para pedagang menyebut kenaikan dipicu oleh melonjaknya harga bahan baku dari pemasok.

Salah satu pedagang, Jumid, mengungkapkan bahwa harga plastik polietilen bening kini mencapai Rp33 ribu, naik dari sebelumnya Rp24 ribu. Menurutnya, kenaikan berasal dari harga bahan baku di tingkat produsen.


Pedagang lain, Aca, menyebut hampir semua jenis plastik mengalami kenaikan. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp25 ribu kini melonjak menjadi sekitar Rp35 ribu, sehingga membuat pembeli lebih selektif.

Para pedagang pun mulai memberikan pemahaman kepada konsumen, bahkan beberapa di antaranya memasang pengumuman terkait kenaikan harga plastik di lapak mereka.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa lonjakan harga dipicu gangguan pasokan bahan baku impor dari Timur Tengah. Salah satu bahan utama, naphta, sekitar 60 persen masih diimpor dari kawasan tersebut, sehingga konflik yang terjadi berdampak langsung pada harga di dalam negeri.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya