Berita

Suasana RDP Komisi III DPR RI dengan Lemdiklat Polri (RMOL Faisal Aristama)

Presisi

Polri Beberkan Pelanggaran hingga Kematian Peserta Didik Sepanjang 2025

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 11:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) mengungkap berbagai pelanggaran yang dilakukan peserta didik selama tahun 2025, termasuk sejumlah kasus kematian dalam masa pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kalemdiklat Polri, Andi Rian, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2 April 2026). Ia menegaskan laporan ini merupakan bentuk transparansi institusi.

Di Akademi Kepolisian (Akpol), tercatat satu peserta didik dikeluarkan karena perilaku menyimpang. Sementara di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), sebanyak 57 peserta dijatuhi sanksi penurunan nilai mental akibat memanipulasi nilai ujian. Selain itu, empat peserta terindikasi penyalahgunaan narkoba dan empat lainnya kedapatan menggunakan joki saat ujian.


Pelanggaran juga terjadi di Pusat Pendidikan (Pusdik) Brimob, di mana sejumlah peserta diberhentikan karena kasus pencurian dan penyalahgunaan narkoba.

Selain pelanggaran, Polri juga mencatat adanya peserta didik yang meninggal dunia selama masa pendidikan. Di Akpol, seorang taruni dilaporkan meninggal akibat heat stroke. Kemudian, dua peserta Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) dan satu peserta Pusdik Sabhara meninggal karena serangan jantung.

Di Pusdik Brimob, satu personel dilaporkan meninggal akibat gangguan asam lambung. Sementara itu, satu personel yang bertugas di Papua meninggal dunia akibat radang paru-paru dan infeksi HIV.

Andi Rian menegaskan bahwa berbagai kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi Polri, khususnya dalam pengawasan kesehatan selama proses seleksi dan pendidikan peserta didik.

Menurutnya, peningkatan standar pengawasan kesehatan menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya