Berita

Presiden AS Donald Trump saat membuat pernyataan terbaru terkait perang Iran, Rabu 1 April 2026 (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Associated Press)

Global

Trump Galau Soal Perang Iran

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 09:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pidato resmi terkait perang melawan Iran kepada publik pada Rabu malam, 1 April 2026, waktu AS.

Dalam pidato yang disiarkan secara nasional itu, ia menyatakan bahwa tujuan utama militer AS dalam konflik tersebut hampir tercapai.
Trump mengatakan bahwa kekuatan militer Iran, termasuk angkatan laut, angkatan udara, serta program rudal balistik dan nuklir, telah berhasil dilemahkan secara signifikan oleh Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa akhir dari konflik ini sudah dekat, meskipun tidak memberikan jadwal pasti kapan perang akan benar-benar berakhir.

“Malam ini, saya dengan senang hati menyampaikan bahwa tujuan-tujuan strategis inti ini hampir selesai. Kita akan menyelesaikan pekerjaan ini dengan sangat cepat. Kita sudah sangat dekat," ujar Trump, dikutip dari Reuters, Kamis 2 April 2026.

“Malam ini, saya dengan senang hati menyampaikan bahwa tujuan-tujuan strategis inti ini hampir selesai. Kita akan menyelesaikan pekerjaan ini dengan sangat cepat. Kita sudah sangat dekat," ujar Trump, dikutip dari Reuters, Kamis 2 April 2026.

Meski demikian, Trump juga menyebut bahwa operasi militer terhadap Iran masih akan berlanjut selama dua hingga tiga minggu ke depan. Ia bahkan membuka kemungkinan serangan tambahan terhadap target energi dan minyak jika dianggap perlu.

Di sisi lain, perang ini tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari publik Amerika. Banyak warga merasa khawatir, terutama karena dampaknya terhadap ekonomi, seperti kenaikan harga bensin akibat terganggunya pasokan minyak global. Menanggapi hal ini, Trump menyalahkan Iran atas gangguan tersebut.

Ia mengatakan bahwa lonjakan harga energi terjadi karena serangan Iran terhadap kapal tanker minyak di kawasan Timur Tengah, dan menilai kenaikan tersebut hanya bersifat sementara.

Namun, sejumlah sekutu politik dan pihak dalam pemerintahan menilai pesan dari Gedung Putih masih belum cukup jelas. Mereka mendesak agar pemerintah memberikan penjelasan yang lebih tegas mengenai arah dan akhir dari konflik ini, terutama karena narasi yang disampaikan sejauh ini cenderung berubah-ubah.

Menariknya, dalam pidato tersebut Trump tidak menyinggung peran NATO, meskipun sebelumnya ia sempat mengkritik aliansi tersebut karena dianggap kurang mendukung tujuan Amerika dalam perang melawan Iran.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya