Berita

Ilustrasi pengisian Avtur

Bisnis

Maskapai Terancam Setop Operasi Imbas Lonjakan Harga Avtur

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 09:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dampak konflik di Timur Tengah mulai terasa hingga ke sektor penerbangan nasional. Lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) dikhawatirkan memicu kenaikan signifikan biaya operasional maskapai, yang berpotensi mengganggu keberlangsungan industri aviasi.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengungkapkan, harga avtur untuk rute domestik telah naik hingga 72,45 persen, sementara untuk rute internasional melonjak lebih tinggi, mencapai 80,32 persen.

Kenaikan tersebut berdampak langsung pada struktur biaya maskapai. Menurut Alvin, biaya operasional maskapai penerbangan kini meningkat sekitar 25 hingga 35 persen, tergantung pada model bisnis masing-masing perusahaan.


“Jika harga tiket tidak diizinkan naik setara dengan kenaikan biaya operasional, maskapai tidak akan mampu membiayai operasinya,” ujarnya.

Dalam kondisi seperti ini, maskapai disebut hanya memiliki dua pilihan sulit, yakni menaikkan harga tiket sesuai dengan lonjakan biaya atau menghentikan sementara operasional.

“Pilihan bagi maskapai cuma dua: harga tiket naik atau berhenti operasi. Inilah kenyataan yang harus dihadapi,” tegasnya.

Alvin pun menyentil peran para pemimpin dunia yang dinilai ikut memperkeruh keadaan. 

“Terima kasih atas jasa Netanyahu dan Trump,” pungkasnya menyindir.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya