Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Foto: Humas Polri)

Presisi

Kapolri Apresiasi Kinerja Korlantas Sukses Amankan Mudik Lebaran

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 05:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi seluruh jajaran menyusul keberhasilan pengamanan Operasi Ketupat 2026 hingga masa kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). 

Polri mencatatkan rapor hijau dengan penurunan angka fatalitas kecelakaan yang signifikan di tengah lonjakan arus mudik dan balik.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat memimpin rapat analisis dan evaluasi (anev) Operasi Ketupat 2026 dan KRYD, Rabu, 1 April 2026. 


Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho yang mengikuti anev ini, menyampaikan pesan dan arahan Kapolri kepada jajaran Korlantas Polri.

"Dihaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan Operasi Ketupat 2026, yang sore ini disampaikan langsung oleh Bapak Kapolri," ujar Irjen Agus.

Kapolri memaparkan, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara umum berjalan positif. Terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan peningkatan kelancaran arus mudik maupun balik. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi lintas sektoral yang erat selama operasi.

Data anev menunjukkan penurunan tajam pada angka korban meninggal dunia (MD) sebesar 31,19 persen atau berkurang 136 jiwa dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Secara keseluruhan, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga turun 6,31 persen dari 3.754 kasus menjadi 3.517 kasus.

Penurunan juga tercatat pada kategori luka berat (LB) sebesar 13,8 persen. Hal ini membuktikan bahwa langkah preventif dan kesigapan petugas di lapangan berhasil menekan tingkat keparahan kecelakaan di jalur mudik.

Selama periode 13 hingga 29 Maret 2026, pergerakan kendaraan di gerbang utama Jakarta terpantau sangat masif. Arus keluar Jakarta terealisasi 3.255.002 kendaraan, naik 18,43 persen dari kondisi normal. Arus masuk Jakarta terealisasi 2.989.931 kendaraan, naik 10,79 persen dari kondisi normal.

Tingkat kepatuhan pemudik untuk kembali ke Jakarta juga cukup tinggi. Sekitar 88,1 persen dari total proyeksi kendaraan sudah kembali masuk ke wilayah Ibu Kota hingga akhir periode operasi.

Kelancaran arus mudik dan arus balik tahun ini didukung oleh 285 kali intervensi rekayasa lalu lintas yang dilakukan Korlantas Polri, dengan rincian: pengalihan arus 205 kali, contraflow: 39 kali, one way lokal presisi 39 kali, dan one way nasional presisi 2 kali.

Sektor transportasi publik juga mengalami kenaikan penumpang yang signifikan di semua moda. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor pelabuhan sebesar 15,51 persen atau 5,52 juta penumpang, disusul terminal 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, dan bandara 6,99 persen.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026, menurut Kapolri, juga tidak lepas dari berbagai stimulus pemerintah Presiden Prabowo, mulai dari diskon tarif tol dan transportasi publik, program mudik gratis, hingga kebijakan WFA/WFH yang terbukti efektif memecah konsentrasi kepadatan arus. Ketegasan penerapan SKB pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas juga memberi pengaruh signifikan.

Dalam arahannya, Kapolri memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel. Namun ia juga menekankan beberapa poin penting untuk ditindaklanjuti. Salah satunya, Kapolri meminta agar dilakukan evaluasi mendalam guna meningkatkan pelayanan pada Operasi Ketupat tahun depan.

Irjen Agus meminta seluruh PJU Korlantas Polri, para dirlantas, hingga kasat lantas untuk menindaklanjuti arahan Kapolri. 

Irjen Agus meminta agar terus menjaga momentum positif dengan tetap mengedepankan pelayanan yang menyentuh hati masyarakat.

Pasca-Operasi Ketupat, Irjen Agus menekankan pentingnya terus menjaga marwah institusi Polri melalui tugas-tugas di bidang lalu lintas. Ia menginstruksikan jajaran untuk menjabarkan program unggulan 'Polantas Menyapa dan Melayani' sebagai fondasi utama dalam berinteraksi dengan pengendara.

“Mari kita semua terus menjaga marwah Polri melalui tugas-tugas di bidang lalu lintas, serta menjabarkan program-program Polantas Menyapa dan Melayani," tegas jenderal bintang dua tersebut.

Irjen Agus menitikberatkan pada metode dialogis dan pendekatan yang super humanis dalam menjalankan tugas sehari-hari. 

Menurutnya, kesadaran berlalu lintas masyarakat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat edukasi yang santun.

Dengan semangat pelayanan yang lebih humanis, Korlantas Polri berkomitmen untuk terus menekan angka kecelakaan di masa mendatang melalui kehadiran petugas yang solutif di lapangan.

"Melalui dialogis-dialogis, super humanis untuk menciptakan kesadaran berlalu lintas dan menciptakan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas)," pungkasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya