Berita

Transportasi umum di Australia. (Foto: SBS)

Dunia

Tekan Dampak Lonjakan BBM, Australia Gratiskan Transportasi Umum

RABU, 01 APRIL 2026 | 21:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah lonjakan harga minyak dunia, dua negara bagian di Australia menggratiskan transportasi umum.

Mengutip BBC pada Rabu 1 April 2026, negara bagian Victoria menyediakan layanan transportasi umum gratis sepanjang April 2026. Sementara Tasmania membebaskan biaya transportasi bagi masyarakat hingga akhir Juni 2026.

Kebijakan ini diambil untuk mendorong warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum imbas kenaikan harga BBM. 


“Kebijakan ini tidak akan menyelesaikan semua masalah, tetapi ini adalah langkah segera untuk membantu warga Victoria saat ini,” ujar Allan.

Sementara itu, Pemerintah Tasmania yang dipimpin Jeremy Rockliff juga menggratiskan layanan bus, kereta, hingga kapal feri.

“Kami tahu kenaikan biaya bahan bakar berdampak pada anggaran keluarga, dan itulah mengapa kami mengambil tindakan tegas untuk melindungi warga Tasmania,” kata Rockliff.

Langkah tersebut muncul setelah pemerintah federal Australia memangkas pajak bahan bakar hingga 50 persen selama tiga bulan untuk meringankan beban masyarakat. 

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese sebelumnya juga sempat menenangkan publik setelah terjadi panic buying yang membuat sejumlah SPBU kehabisan stok.

Lonjakan harga BBM di Australia tidak lepas dari konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran, yang diperparah dengan penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. Gangguan di jalur ini berdampak besar terhadap distribusi minyak global.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya