Berita

Focus GREAT Discussion (FGD) bertajuk “Tantangan Ketahanan Energi Indonesia di Tengah Turbulensi Geopolitik”, di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Politik

GREAT Institute:

Defisit APBN Berpotensi Melebar sampai 4,30 Persen

RABU, 01 APRIL 2026 | 19:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Saat ini sejumlah negara tetangga Indonesia sudah mulai mengalami kenaikan harga BBM sebagai dampak langsung dari perang Iran kontra Israel-Amerika Serikat.

Demikian dikatakan Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, Syahganda Nainggolan saat membuka Focus GREAT Discussion (FGD) bertajuk “Tantangan Ketahanan Energi Indonesia di Tengah Turbulensi Geopolitik”, di Jakarta, Rabu 1 April 2026.

“Dunia tengah menghadapi persoalan energi seiring perang di Timur Tengah,” kata Syahganda.


Dari paparan Tim Ekonomi GREAT Institute menekankan bahwa lonjakan harga minyak global akibat konflik bukan lagi sekadar isu geopolitik, melainkan telah berubah menjadi tekanan fiskal langsung bagi Indonesia.

Dalam materi yang dipresentasikan, harga minyak sempat melonjak hingga mendekati 120 dolar AS per barel, jauh di atas asumsi APBN 2026 yang hanya 70 dolar AS.

“Indonesia pasti terimbas perang ini,” kata peneliti GREAT Institute, Yossi Martino. 

“Turbulensi global akibat kenaikan harga minyak dengan nyata berpengaruh pada ekonomi kita," sambungnya.

Dalam skenario terburuk yang disusun GREAT Institute, defisit anggaran berpotensi melebar hingga 3,80 persen sampai 4,30 persen terhadap PDB. 

Presentasi juga menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1 dolar AS harga minyak dapat menambah beban subsidi energi hingga triliunan rupiah, sekaligus mempersempit ruang fiskal negara.

Di sisi lain, Indonesia berada dalam posisi rentan karena cadangan energi nasional relatif tipis -- sekitar 20-25 hari konsumsi, jauh di bawah standar ideal 90 hari sebagaimana rekomendasi internasional.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Mohamad Fadhil Hasan menegaskan bahwa pemerintah saat ini masih berada pada tahap mitigasi dan adaptasi. 

“Salah satu tugas DEN adalah menetapkan langkah-langkah penanggulangan krisis energi sebagai advis kepada Presiden,” kata Fadhil.

Ia menjelaskan, rujukan kondisi krisis energi mengacu pada Perpres Nomor 22 Tahun 2017 tentang RUEN dan PP Nomor 79 Tahun 2014. Salah satu indikatornya adalah gangguan pasokan BBM selama tujuh hari berturut-turut. 

“Berdasarkan identifikasi, cadangan BBM kita masih aman menurut Pertamina. Jadi langkah-langkah yang diambil masih mitigasi dan adaptasi,” kata Fadhil. 

FGD turut dihadiri Yudo Dwinanda Priaadi, Irwanuddin Kulla, Indra Kusumawardhana, Kukuh Kumara, Ilham Rizqi Sasmita, Hari Budianto (Sekjen AISI-Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), Mayjen TNI Purn Prijanto, Pujo Widodo, Anggawira, hingga Sripeni Inten Cahyani yang bergabung secara daring. Diskusi dipandu peneliti GREAT Institute, Trisha Devita.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya