Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah bertemu Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa . (Foto: Kemenkop)

Politik

Misinformasi Kopdes Berisiko Rugikan Tujuan Mulia Program

RABU, 01 APRIL 2026 | 16:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengajak Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi bersama dalam menarasikan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, khususnya dalam menghiasi komunikasi di ruang-ruang publik.

"Kita harus lebih intensif lagi dalam berkomunikasi, agar tidak ada missleading di ruang publik," ucap Wamenkop, saat mengunjungi PT Agrinas Pangan Nusantara, di Jakarta, Rabu, 1 April 2026.

Terlebih lagi, antusiasme masyarakat terhadap Kopdes Merah Putih terbilang cukup tinggi. Dengan adanya Kopdes, masyarakat bisa mendapatkan harga produk dengan harga murah, petani diuntungkan, hingga ada pinjaman mikro produktif di desa-desa dengan bunga rendah


"Akhir 2025 lalu, kita pernah lakukan survei yang hasilnya adalah tanggapan masyarakat sangat antusias dan positif. Ini tantangan bagi kita untuk mewujudkan fakta operasionalisasi koperasi yang memang positif," ungkap Wamenkop.

Oleh karena itu, Wamenkop mengajak Agrinas untuk lebih memperkuat koodinasi, terutama agar tercipta komunikasi bersama di ruang publik. 

"Jangan sampai ada komunikasi publik yang tidak sama di ruang publik, hingga menjadi viral negatif di masyarakat. Meski tidak banyak, tapi jika dibiarkan bisa membesar yang bisa merugikan tujuan mulia kita," ulas Wamenkop.

Sementara Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota memaparkan simulasi operasional Kopdes Merah Putih di wilayah Kabupaten Bantul, Yogyakarta, yang dianggap memiliki keunikan karena desanya sedikit dengan jumlah penduduk yang banyak (1.027 juta orang).

Rata-rata per desa disana jumlah penduduknya sebanyak 13 ribu jiwa, karena banyak penduduk pendatang. Lalu, koperasi ini juga menjadi sarana untuk mendistribusikan barang-barang subsidi. 

"Tujuannya, agar barang subsidi ini bisa langsung dinikmati masyarakat, tanpa ada penyimpangan sasaran," kata Joao.

Joao menambahkan, di koperasi itu selain menjual barang-barang ritel, subsidi, UMKM, juga bakal menjadi offtaker dari produk yang ada di desa tersebut. Agrinas juga akan memanfaatkan marketplace untuk menghubungkan dengan konsumen masyarakat dunia secara lebih efektif.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya