Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Menguat, Ini Penyebabnya

RABU, 01 APRIL 2026 | 15:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin naik sekitar 1,46 persen menjadi 68.546 Dolar AS pada Rabu siang, 1 April 2026, berdasarkan data CoinMarketCap.

Kenaikan ini sedikit lebih kuat dibandingkan pergerakan pasar secara umum. Salah satu penyebabnya adalah kondisi pasar yang sebelumnya terlalu banyak jual (oversold), sehingga harga mulai naik kembali. Selain itu, banyak pelaku pasar yang menutup posisi rugi (short), yang ikut mendorong harga naik.

Menariknya, pergerakan Bitcoin saat ini sangat berkaitan dengan pasar saham Amerika Serikat, khususnya indeks S&P 500, dengan tingkat korelasi sekitar 93 persen. Artinya, kenaikan Bitcoin juga dipengaruhi oleh faktor-faktor besar yang menggerakkan pasar global, bukan hanya dari dalam pasar kripto saja.


Salah satu faktor utama datang dari situasi geopolitik. Laporan terbaru menyebutkan adanya dorongan gencatan senjata dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran. 
Selain itu, Uni Emirat Arab juga dikabarkan siap membantu membuka kembali jalur penting pengiriman minyak dunia. Kabar ini membuat pasar lebih tenang karena kekhawatiran soal gangguan pasokan minyak dan inflasi mulai berkurang. Dampaknya, aset berisiko seperti saham dan kripto ikut naik.
Secara keseluruhan, pasar kripto juga mengalami kenaikan sekitar 1,1 persen, dengan Bitcoin naik sedikit lebih tinggi. Di pasar derivatif, banyak pelaku pasar yang sebelumnya bertaruh harga akan turun justru mengalami kerugian, sehingga mempercepat kenaikan harga.

Untuk jangka pendek, Bitcoin saat ini masih berada di atas rata-rata harga dalam 7 dan 30 hari terakhir, yang menunjukkan tren masih cukup kuat.

Jika minat beli terus berlanjut, harga Bitcoin berpotensi menembus level 69.000 Dolar AS. Namun, jika harga turun di bawah 68.000 Dolar AS, ada kemungkinan Bitcoin akan melemah lagi ke sekitar 67.300 Dolar AS.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya