Berita

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Ada Pihak Tak Nyaman Komisi III DPR Kawal Kasus Amsal Sitepu

RABU, 01 APRIL 2026 | 14:39 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Terungkap ada pihak yang tidak nyaman saat Komisi III DPR mengawal kasus Amsal Christy Sitepu, hingga memunculkan perlawanan di lapangan. 

Indikasi tersebut muncul di tengah proses hukum yang berujung pada vonis bebas terhadap terdakwa.

“Kami melihat adanya perlawanan. Mungkin saja ada aparat yang tidak merasa nyaman mendengar aktivitas kami mendengar aspirasi rakyat,” kata Ketua Komisi III DPR Habiburokhman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 1 April 2026. 


Habiburokhman juga menyoroti munculnya narasi yang dinilai menyesatkan terkait proses hukum Amsal. Menurutnya, Komisi III akan menelusuri pihak-pihak yang menyebarkan informasi tersebut.

“Lalu ada narasi yang dibahas oleh Kajari Karo yang memang sesat terkait penangguhan penanganan. Penangguhan penanganan itu kan permohonan dari Komisi III ya,” kata politisi Gerindra ini.

Ia menegaskan DPR akan memanggil pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk mengevaluasi penanganan kasus tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prinsip keadilan.

“Maka kita akan panggil, kita akan dengar apa alasannya,” pungkas Habiburokhman.

Amsal Sitepu divonis bebas dalam kasus dugaan korupsi pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada Rabu, 1 April 2026.  Sebelumnya, ia dituntut hukuman dua tahun penjara serta denda.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya