Berita

Dubes Iran Mohammad Boroujerdi dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Foto: Instagram)

Dunia

Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

RABU, 01 APRIL 2026 | 14:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, melakukan pertemuan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo (Surakarta), Rabu, 1 April 2026. 

Dalam unggahan Kedutaan Besar Iran di Jakarta melalui akun Instagram @iraninindonesia, kedua tokoh itu melakukan dialog dan pertukaran pandangan terkait dinamika kawasan serta situasi global yang tengah berkembang.

“Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan kawasan, situasi terkini yang timbul akibat perang yang dipaksakan terhadap Republik Islam Iran, serta dampak kemanusiaan dan ekonomi yang ditimbulkannya,” tulis pernyataan Kedubes Iran.


Pada momen itu, Jokowi mengungkapkan simpati mendalam kepada rakyat Iran atas situasi yang tengah berlangsung, seraya menegaskan dukungannya terhadap keteguhan pemerintah dan rakyat Iran dalam mempertahankan kedaulatan nasional

“Bapak Joko Widodo menyampaikan rasa simpati kepada rakyat Iran, serta menyatakan dukungan dirinya dan rakyat Indonesia terhadap keteguhan dan perlawanan pemerintah dan rakyat Iran dalam mempertahankan kedaulatan nasional, keutuhan wilayah, dan keamanan negara mereka,” lanjut pernyataan tersebut.

Jokowi juga menyampaikan harapan agar kondisi kawasan segera membaik. Ia mendoakan kesehatan dan kesejahteraan rakyat Iran, serta berharap perdamaian, stabilitas, dan ketenangan dapat segera kembali.

Sementara itu, Dubes Boroujerdi memaparkan laporan komprehensif mengenai situasi terkini di lapangan, termasuk serangan yang disebut menyasar kawasan sipil, infrastruktur vital, serta fasilitas ekonomi di Iran. 

Dia juga menyoroti dampak kemanusiaan yang timbul akibat konflik tersebut, serta menegaskan hak Iran untuk membela diri.

“Beliau juga menegaskan hak sah rakyat Iran untuk membela diri sesuai dengan hukum internasional,” demikian pernyataan Kedubes Iran.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya