Berita

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali melepas KRI Bima Suci-945, berlayar ke delapan negara dalam misi pelayaran muhibah diplomatik Kartika Jala Krida 2026 dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Selasa, 31 Maret 2026 (Foto: Dinas Penerangan Angkatan Laut)

Pertahanan

KSAL Lepas Pelayaran Diplomasi KRI Bima Suci dalam Kartika Jala Krida 2026

RABU, 01 APRIL 2026 | 12:09 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali melepas KRI Bima Suci-945 untuk menjalani pelayaran muhibah diplomatik Kartika Jala Krida 2026. Pelepasan berlangsung di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Pelayaran ini akan membawa 79 taruna tingkat dua dari angkatan ke-73 Akademi Angkatan Laut (AAL) dan peserta dari negara-negara sahabat, setelah menyelesaikan etape I dari Surabaya ke Jakarta.

“Delapan negara sahabat yang akan dikunjungi, KRI Bima Suci membawa taruna-taruna dari Akademi Angkatan Laut dan beberapa negara,” ujar Laksamana Ali.


Rute pelayaran meliputi Surabaya–Jakarta–Belawan–Sri Lanka–Singapura–Vietnam–Cina–Korea Selatan–Rusia–Jepang–Filipina–Bitung, sebelum kembali ke Surabaya. Total jarak yang ditempuh mencapai 16.877 nautical mile (NM) selama 124 hari.

Selain 79 taruna AAL yang didampingi perwira pendamping dan kru kapal, pelayaran ini juga diikuti 52 peserta delegasi program ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) dari 24 negara, termasuk negara-negara sahabat seperti Australia, Cina, Kanada, beberapa negara Afrika, dan Eropa. Total peserta yang ikut mencapai 131 orang.

“Ini pelayaran astronomi. Mereka akan belajar ilmu perbintangan, ilmu astronomi, dan navigasi lingkaran besar,” kata Laksamana Ali.

Menanggapi situasi global yang memanas, terutama konflik Amerika Serikat–Israel versus Iran, Laksamana Ali memastikan keamanan pelayaran KRI Bima Suci. “Kami sudah koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, para Duta Besar, Atase Pertahanan, serta Atase Militer dan Atase Angkatan Laut di negara-negara tujuan. Dipastikan mereka aman,” ujarnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya