Berita

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (Foto: istimewa)

Politik

Komunikasi Satu Pintu Teddy untuk Tutupi Gap Kinerja Menteri

RABU, 01 APRIL 2026 | 11:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang kembali tampil menjelaskan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dinilai sebagai respons yang tepat terhadap kebutuhan masyarakat.

Namun analis komunikasi politik Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa juga mempertanyakan mengapa Teddy yang berulang kali mengambil peran komunikasi publik, sementara para menteri yang hadir langsung di lapangan tidak tampil ke hadapan publik.

"Penampilan Teddy dalam menjelaskan kunjungan Prabowo ke Jepang semakin mengukuhkan posisi dirinya yang strategis di pemerintahan, padahal di momen itu ada Rosan dan Bahlil," kata Hensa, Rabu, 1 April 2026.


Dia membaca tampilnya Teddy ke publik merupakan sinyal bahwa pemerintah kini sedang memperbaiki gap komunikasi publik lewat Seskab yang menjelaskan langkah-langkah pemerintah.

"Mungkin ini adalah sinyal pemerintah sedang menambal gap komunikasi publik yang kini dibiarkan satu pintu lewat Teddy karena kerap kali komunikasi jajaran kabinet kurang memuaskan," ujar Hensa.

Hensa mengingatkan bahwa para jajaran kabinet ini juga perlu bisa melakukan komunikasi yang bagus di hadapan publik, terlebih untuk menjelaskan agenda-agenda pemerintah.

"Kalau Teddy memang sedang dijadikan jembatan komunikasi antara Prabowo dan publik, buat saya ini biarkan aja dulu berjalan. Tapi pemerintah harus sadar, ini bukan solusi permanen dan menteri bukan pajangan dalam arti mereka juga harus bisa menjelaskan ke publik," pungkas Hensa.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya