Berita

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

RI Bidik Amerika Serikat untuk Amankan Stok LPG serta BBM Nasional

RABU, 01 APRIL 2026 | 10:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan perubahan harga pada Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. 

Kepastian ini disampaikan Bahlil dalam konferensi pers virtual dari Seoul, Korea Selatan, Selasa 31 Maret 2026, saat menjelaskan langkah strategis pemerintah merespons situasi geopolitik di Timur Tengah.

Mengenai kategori nonsubsidi, pemerintah masih memantau perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan. 


"Menyangkut penyesuaian harga untuk BBM nonsubsidi, setelah kami kembali ke Jakarta, baru kami akan melakukan pembahasan dengan melihat dinamika yang ada. Insya Allah jika memang ada penyesuaian, diharapkan tidak signifikan. Namun waktunya dan besarannya akan dibahas pada fase berikutnya," ungkap Bahlil.

Untuk mengantisipasi gangguan pasokan minyak mentah (crude) dari Timur Tengah, pemerintah telah bergerak cepat mencari alternatif dari wilayah lain. Bahlil menyebutkan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap LPG dari kawasan tersebut mencapai 20 persen, sementara untuk produk BBM jadi, sumbernya lebih terdiversifikasi. 

Bahlil memastikan instruksi Presiden untuk mengamankan stok nasional telah dijalankan dengan baik.

"Ketika terjadi ketegangan di Timur Tengah, pemerintah atas arahan Bapak Presiden mencari sumber-sumber pasokan lain untuk menggantikan yang dari Timur Tengah. Alhamdulillah sudah didapat. Jadi insya Allah tidak perlu ada keraguan lagi, untuk mengganti pasokan dari Timur Tengah sudah kita dapat," jelasnya. Salah satu negara yang dibidik sebagai pemasok alternatif LPG adalah Amerika Serikat.

Keamanan energi dalam negeri juga semakin diperkuat dengan beroperasinya proyek strategis nasional Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Pertamina yang diresmikan Januari 2026. Fasilitas ini diproyeksikan mampu memproduksi 5,6 juta kiloliter bensin serta 4,5 juta kiloliter solar secara mandiri.

Menurut Bahlil, dengan peningkatan kapasitas kilang ini, ketergantungan pada impor produk jadi akan berkurang.

"Artinya, ke depan impor terbesar adalah crude, sementara BBM dengan RON 90, 93, 95, dan 98 sebagian diproduksi di dalam negeri dan sebagian diimpor dari negara Asia Tenggara," tuturnya.

Menutup keterangannya, Bahlil meminta masyarakat untuk tetap tenang terkait fluktuasi harga global, terutama untuk produk nonsubsidi. 

"Jadi secara pasokan insya Allah mohon doanya clear, tidak ada masalah. Menyangkut harga, kita tahu fluktuasinya terus terjadi untuk nonsubsidi. Berikan kami waktu untuk menyelesaikannya dengan baik, bijak, dan sesuai kondisi yang wajar," pungkas Bahlil.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya