Berita

Ilustrasi (Gambar RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Kembali Sumringah

RABU, 01 APRIL 2026 | 08:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Amerika Serikat (AS) kembali menguat setelah terpuruk selama beberapa hari berkat munculnya optimisme pasar bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi mereda. 

Dikutip dari Reuters, Rabu 1 April 2026, pada penutupan Selasa indeks S&P 500 naik 2,91 persen ke 6.528,52, Nasdaq melonjak 3,83 persen ke 21.590,63, dan Dow Jones menguat 2,49 persen ke 46.341,51.

Kenaikan ini dipimpin oleh saham-saham teknologi besar. Nvidia, Alphabet, dan Meta mencatat penguatan kuat, seiring meningkatnya optimisme terhadap sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Indeks saham chip bahkan melonjak lebih dari 6 persen, menjadi salah satu sesi terbaik dalam hampir satu tahun.


Selain itu, sejumlah saham individu juga mencuri perhatian. Marvell Technology melonjak setelah menerima investasi besar dari Nvidia, sementara CoreWeave naik tajam usai mendapatkan pinjaman jumbo untuk ekspansi infrastruktur AI.

Sebagian besar sektor dalam S&P 500 ikut menguat, terutama sektor layanan komunikasi dan teknologi informasi. Namun, sektor energi justru melemah sekitar 1,2 persen, meskipun masih mencatat kenaikan sepanjang bulan Maret berkat reli harga minyak sebelumnya.

Volume perdagangan juga tergolong tinggi, dengan sekitar 22,4 miliar saham berpindah tangan, lebih besar dari rata-rata harian sebelumnya.

Meski pasar menguat, tekanan sebelumnya masih terasa. Sepanjang kuartal pertama 2026, S&P 500 turun 4,6 persen, Nasdaq merosot 7,1 persen, dan Dow Jones melemah 3,6 persen. Bahkan, pekan lalu Dow dan Nasdaq sempat masuk fase koreksi setelah turun lebih dari 10 persen dari puncaknya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya