Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Dokumen Kemenkop Perekonomian)

Nusantara

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

RABU, 01 APRIL 2026 | 07:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Langkah strategis diambil pemerintah dalam menekan pemborosan energi melalui kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Inisiatif ini diproyeksikan mampu meringankan beban fiskal negara secara signifikan melalui penghematan langsung di sektor energi dan biaya operasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa kebijakan ini menyasar pengurangan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 


“Potensi penghematan dari kebijakan work from home ini yang langsung ke APBN adalah Rp 6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM," terang Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 31 Maret 2026. 

Selain keuntungan langsung bagi kas negara, penghematan energi secara massal di level masyarakat juga diprediksi sangat besar. Pengeluaran publik untuk konsumsi bahan bakar minyak (BBM) diperkirakan dapat dihemat hingga Rp 59 triliun. 

Implementasi kebijakan ini dijadwalkan berlaku mulai April 2026, di mana ASN akan menjalankan WFH setiap  Jumat.

Terkait pemilihan hari, Airlangga menjelaskan bahwa Jumat memiliki beban kerja yang lebih efektif untuk memulai transisi penghematan energi mingguan. 

“Kita pilih hari Jumat karena memang hari Jumat setengah hari, artinya tidak sepenuh dari Senin sampai dengan Kamis,” tuturnya.

Walaupun fokus pada efisiensi, pemerintah menjamin bahwa stabilitas pelayanan publik tidak akan terganggu.

Airlangga memastikan sektor-sektor vital seperti perbankan dan pasar modal tetap berfungsi dengan berbagai penyesuaian. 

“Tetapi pelayanan publik tetap berjalan dan kegiatan produktif, termasuk perbankan, pasar modal, dan yang lain tetap berjalan,” jelasnya.

Rencana efisiensi energi ini juga akan diperluas ke sektor swasta melalui surat edaran Menteri Ketenagakerjaan yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap industri. Namun, demi menjaga ketahanan nasional, sektor strategis seperti transportasi, logistik, kesehatan, dan energi tetap beroperasi normal di lapangan.

Dari sisi ketahanan fiskal, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa penghematan ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas anggaran di tengah gejolak harga energi dunia. 

Purbaya menjamin kondisi keuangan negara tetap solid hingga akhir tahun. “Mungkin hanya sedikit saya ingin tambahkan untuk meyakinkan teman-teman media bahwa kami selalu menjaga anggaran berkesinambungan,” ungkapnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya