Berita

Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama pimpinan MPR. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

SELASA, 31 MARET 2026 | 22:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

MPR meminta pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan menarik prajurit TNI yang bertugas bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Menurut Ketua MPR RI Ahmad Muzani, langkah tersebut penting sesuai dengan amanat konstitusi yang memerintahkan negara melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia.

“Agar Indonesia menarik pasukannya dalam misi perdamaian tersebut,” kata Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.


Menurut Muzani, kawasan tugas UNIFIL adalah daerah yang membahayakan bagi keselamatan TNI. Oleh karenanya, pemerintah diminta mempertimbangkan menarik prajurit TNI di kawasan tersebut.  

“Itu sebabnya MPR merasa perlu menyampaikan pandangan ini ke hadapan masyarakat,” demikian Muzani.

Tiga prajurit TNI dipastikan gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Anggota pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia bernama Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan pada Minggu, 29 Maret 2026.

Sehari setelahnya, dua prajurit TNI kembali gugur saat sedang melakukan tugas pengawalan pasukan UNIFIL. Mereka adalah Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya