Berita

WBSA bersiap IPO. (Foto: Dok. BSA)

Bisnis

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

SELASA, 31 MARET 2026 | 21:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) bersiap melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

WBSA berencana melepas sebanyak 1,8 miliar lembar saham atau setara dengan 20,75 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan kisaran harga penawaran Rp150 hingga Rp170 per saham, perusahaan mengincar dana segar mencapai Rp306 miliar.

Melalui aplikasi digital milik Indo Premier Sekuritas, yaitu aplikasi IPOT, investor dapat mengakses dan memesan saham e-IPO WBSA dengan lebih mudah, cepat, dan efisien.


"Melalui aplikasi IPOT, kami ingin memastikan akses yang lebih inklusif, cepat, dan berbasis teknologi agar investor dapat mengambil keputusan investasi secara lebih tepat," ujar Chief Marketing Officer IPOT, Sergio Ticoalu dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 31 Maret 2026.

IPOT dibekali fitur real-time indicator yang menjadi pembeda utama. Fitur ini membantu investor memantau pergerakan pasar dan status penjatahan secara instan, terutama untuk saham IPO yang belum memiliki data historis.

"Kami mendorong investor untuk memanfaatkan momentum IPO ini dengan strategi yang matang. IPOT hadir sebagai partner investasi dari pemula hingga profesional," imbuhnya.

WBSA bukan pemain baru. Berdiri sejak 1992, perusahaan memiliki layanan end-to-end mulai dari transportasi darat, freight forwarding, hingga pergudangan.

Secara fundamental, WBSA mencatatkan kinerja solid dengan total aset Rp1,15 triliun dan laba bersih Rp24,39 miliar per September 2025.

Dana hasil IPO ini nantinya akan difokuskan untuk ekspansi anorganik, salah satunya akuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) demi memperkuat lini bisnis angkutan laut.

Berdasarkan aturan SEOJK No. 25/2025, investor ritel kini mendapatkan jaminan penjatahan minimum 10 lot per SID untuk emisi kategori tertentu, termasuk WBSA. Hal ini memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat umum untuk memiliki saham tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya