Berita

Tangkapan layar rumah di Jalan Panglima Polim III Nomor 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa)

Politik

Rumah di Jalan Panglima Polim Diduga Jadi Markas Pelaku Penyiraman Andrie Yunus

SELASA, 31 MARET 2026 | 14:55 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Sebuah rumah di Jalan Panglima Polim III Nomor 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, disebut menjadi titik perencanaan aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. 

Rumah dua lantai bercat putih itu ditutupi pagar tertutup dan kaca gelap yang tidak tembus pandang. Di Google Maps, rumah itu tak dapat dilihat lewat tampilan jalan. 

Dilansir dari Tempo, para pelaku sempat berkumpul di lokasi tersebut, bahkan dua eksekutor terekam kamera pengawas masuk ke rumah itu usai menyerang korban pada 12 Maret 2026.


Dalam keterangan usai Rapat Dengar Pendapat di Komisi III DPR, YLBHI dan KontraS mengonfirmasi dugaan ini. 

“Itu kalau kita baca laporannya, itu di Panglima Polim. Di Melawai Raya, di sana,” kata Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 31 Maret 2026. 

Kasus ini bermula dari penyiraman air keras oleh orang tak dikenal terhadap Andrie Yunus pada Maret 2026, namun pengungkapan dinilai belum menyentuh aktor intelektual. 

Isnur menilai keberadaan rumah tersebut mengindikasikan aksi yang terencana dan terkoordinasi. Ia melanjutkan, pola aksi di lapangan menunjukkan adanya perintah dalam struktur komando.

“Dalam struktur operasi, termasuk operasi militer, dia tidak mungkin bergerak tanpa perintah, tanpa ada rantai komando,” kata Isnur.

Ia mendesak aparat menelusuri peran rumah tersebut sebagai dugaan markas untuk membongkar jaringan pelaku secara menyeluruh, termasuk pihak yang memerintah dan mendanai serangan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya