Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,53 persen atau turun 37,894 poin ke level 7.053,776 pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa 31 Maret 2026.
IHSG sempat bergerak di rentang 7.050 hingga 7.155, setelah dibuka pada level 7.091 pada awal perdagangan.
Sepanjang sesi I, sebanyak 272 saham menguat, 382 saham melemah, dan sisanya stagnan.
Adapun saham dengan nilai transaksi terbesar ditempati oleh BUMI, BBCA, dan BBRI
Mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan rincian:
IDXENERGY turun 1,69 persen, IDXINDUST berkurang 1,45 persen, IDXTECHNO juga minus 1,01 persen, IDXTRANS berkurang 3,86 persen dan menjadi penurunan terdalam).
IDXBASIC minus 0,18 persen, IDXCYCLIC melemah 0,14 persen, IDXHEALTH melemah 0,59 persen, IDXFINANCE turun 0,28 persen, IDXPROPERT berkurang 0,33 persen, dan IDXINFRA berkurang 0,47 persen.
Sementara itu, hanya sektor IDXNONCYC yang mencatat penguatan sebesar 0,94 persen.
Beberapa indeks utama juga mencatat pergerakan beragam.
Indeks LQ45 turun 0,33 persen ke 715,139, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,73 persen ke 475,938, IDX30 naik tipis 0,01 persen ke 388,698, dan MNC36 turun tipis ke level 301,915.
Dari indeks LQ45, saham yang mengalami pelemahan terbesar (top losers) antara lain; PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) turun 5,45 persen ke Rp1.215, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 4,5 persen ke Rp11.150 danPT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang melemah 4,11 persen ke Rp5.250.
IHSG diperkirakan masih bergerak variatif pada perdagangan hari ini. Sejumlah analis menilai pasar masih menghadapi tekanan dari depresiasi rupiah serta aksi jual investor asing, yang membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati.