Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) dalam kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). (Foto: Dok. Pemprov Kaltim)

Politik

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

SELASA, 31 MARET 2026 | 11:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usulan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai sebagai bagian dari upaya memaksimalkan fungsi kawasan tersebut di tengah dinamika pro dan kontra yang masih berlangsung.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai, wacana pemanfaatan IKN kini mengalami pergeseran. Jika sebelumnya pembangunan IKN menuai banyak penolakan karena dianggap tidak sesuai skenario awal, kini muncul dorongan agar kawasan itu segera diisi dan difungsikan.

“Sekarang ada dorongan agar segera dimanfaatkan supaya tidak mubazir,” kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 31 Maret 2026.


Ia menyoroti bahwa pembangunan IKN telah menyedot anggaran negara dalam jumlah besar. Di sisi lain, kebutuhan anggaran juga masih akan terus berlanjut, terutama untuk perawatan fasilitas dan infrastruktur yang sudah terbangun.

Menurutnya, kondisi tersebut mendorong munculnya gagasan agar sejumlah kementerian atau pejabat negara mulai berkantor di IKN, termasuk wacana kehadiran Wakil Presiden.

Adi menilai, langkah tersebut dapat menjadi strategi untuk memastikan IKN tidak menjadi proyek yang terbengkalai, melainkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat pemerintahan baru.

"Sehingga bisa difungsikan dan dimaksimalkan," ungkap Direktur Parameter Politik Indonesia tersebut.

Dengan demikian, keberadaan IKN diharapkan tidak hanya menjadi simbol pembangunan, tetapi juga mampu berfungsi secara nyata dalam mendukung aktivitas pemerintahan ke depan.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya