Berita

Presiden Prabowo Subianto di Forum Bisnis Indonesia-Jepang (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo ke Investor Jepang: Ada Masalah, Langsung Adu ke Saya

SENIN, 30 MARET 2026 | 21:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto meminta investor Jepang tak ragu menyampaikan keluhan langsung kepadanya jika menghadapi hambatan di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, Senin, 30 Maret 2026.  

“Jika Anda memiliki masalah, Anda dapat langsung mengeluh kepada saya. Anda bisa langsung mengadu kepada saya, melalui duta besar Anda, melalui perwakilan Anda, melalui MITI atau JETRO atau apa pun, Keidanren. Saya bersedia menerima pengaduan,” ujarnya. 


Menurutnya, pendekatan kepemimpinan yang ia terapkan menuntut respons cepat terhadap setiap persoalan. Ia bahkan menyamakan peran presiden modern sebagai CEO negara yang harus sigap mengetahui dan menyelesaikan masalah.

“Seorang presiden modern, pada dasarnya, adalah CEO negara ini. Ia harus mampu mengetahui masalah dengan sangat cepat dan menyelesaikannya dengan sangat cepat,” kata Prabowo.

Untuk memperkuat langkah tersebut, pemerintah telah membentuk satuan tugas khusus yang berfungsi mengurai berbagai hambatan investasi, mulai dari persoalan administrasi hingga praktik yang merugikan pelaku usaha.

“Perusahaan mana pun di Indonesia, baik asing maupun domestik, yang merasa menghadapi keterlambatan, hambatan administratif, dan sebagainya, atau mengalami eksploitasi maupun perlakuan tidak semestinya, dapat langsung menghubungi satuan tugas penghilang hambatan ini,” jelasnya.

Selain itu, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan deregulasi guna menyederhanakan aturan yang dinilai menghambat arus investasi, seiring kebutuhan percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami berupaya melakukan deregulasi, menyingkirkan peraturan yang terkadang tidak rasional. Ini bukan hal mudah, tetapi kami bertekad untuk menyederhanakan proses,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya