Berita

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR bersama KPU RI, Bawaslu, dan DKPP, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 30 Maret 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

SENIN, 30 MARET 2026 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Program kerja (proker) hingga rencana strategis (renstra) tiga lembaga penyelenggara pemilihan umum (pemilu), dikulik Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 30 Maret 2026.

Pimpinan RDP kali ini ialah Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Aria Bima, bersama Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi Partai Gerindra, Bahtra Banong.

Saat membuka RDP, Bima menyampaikan agenda rapat hari ini bersama tiga lembaga penyelenggara pemilu adalah untuk mengetahui proker hingga renstra tahun 2026.


"Dalam rapat ini, Komisi II juga akan mendengarkan paparan mitra mengenai program kerja, target kinerja nasional, serta proyeksi dan rencana strategis ke depan," kata Bima.

Bima menegaskan, RDP siang ini juga dalam rangka menindaklanjuti laporan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR yang didasarkan pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2025.

"Komisi II DPR RI ingin memahami berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi mitra kerja, serta membahas tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK tahun 2025," kata Bima.

Lebih lanjut, Bima memastikan pembahasan hasil pemeriksaan BPK juga bagian dari dasar untuk penyusunan proker hingga renstra KPU, Bawaslu, dan DKPP ke depan.

Oleh karenanya, dia mendorong agar KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk memerhatikan hasil pemeriksaan BPK 2025 tersebut, untuk menyusun arah dan kebijakan kelembagaan di tahun ini.

"Sebagai bahan perbaikan bersama dan dasar dalam pengambilan keputusan pada rapat kerja hari ini," demikian Bima.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya