Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Naik Tipis ke Kisaran 67.500 Dolar AS

SENIN, 30 MARET 2026 | 14:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin naik tipis 1,39 persen ke level 67.592 Dolar AS pada Senin siang, 30 Maret 2026, menurut data CoinMarketCap.

Perbaikan sentimen ini terlihat dari meredanya ketegangan geopolitik dan pasar minyak, yang secara umum mengurangi tekanan terhadap aset berisiko seperti kripto. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung kembali masuk ke pasar, sehingga mendorong kenaikan harga secara luas, termasuk Bitcoin.

Di sisi lain, pergerakan harga juga diperkuat oleh faktor teknikal dan aktivitas di pasar derivatif. Nilai likuidasi Bitcoin melonjak tajam hingga 260 persen menjadi sekitar 127,72 juta Dolar AS dalam sehari. Kondisi ini mengindikasikan adanya short squeeze, yaitu ketika trader yang bertaruh harga turun terpaksa menutup posisinya, sehingga justru mendorong harga naik lebih tinggi. Selain itu, indikator RSI yang berada di level 40,12 menunjukkan bahwa sebelumnya Bitcoin sempat berada di area jenuh jual (oversold), sehingga wajar jika terjadi pantulan harga.


Secara teknikal, posisi harga yang masih bertahan di atas level pivot harian 65.993 Dolar AS memberikan sinyal positif untuk jangka pendek. Hal ini menandakan bahwa tren kenaikan masih memiliki peluang untuk berlanjut selama level tersebut tidak ditembus ke bawah.

Ke depan, arah pergerakan Bitcoin akan sangat ditentukan oleh kemampuannya menjaga level tersebut. Jika mampu bertahan, maka target kenaikan berikutnya berada di sekitar 69.525 Dolar AS, yang merupakan area resistance penting berdasarkan level Fibonacci. 

Namun, jika harga justru turun dan menembus level support, maka ada risiko penurunan lebih dalam hingga mendekati titik terendah bulan Maret di kisaran 63.062 Dolar AS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya