Berita

Wisuda Sarjana Angkatan I Universitas Caritas Indonesia. (Foto: Istimewa)

Politik

Orasi Ilmiah Brigjen Sulastiana Warnai Wisuda Perdana Universitas Caritas Indonesia

MINGGU, 29 MARET 2026 | 14:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wisuda Sarjana Angkatan I Universitas Caritas Indonesia juga menghadirkan refleksi tentang relasi antara ilmu pengetahuan, kebijakan publik, dan kepemimpinan melalui orasi ilmiah yang disampaikan Wakapolda Papua Barat, Brigjen Sulastiana, Sabtu 28 Maret 2026.

Di hadapan sekitar 200 wisudawan dan tamu undangan, Sulastiana menekankan bahwa tantangan pembangunan modern menuntut kebijakan yang tidak hanya responsif secara politik, tetapi juga berbasis kajian ilmiah dan manajemen risiko. Orasi yang berlangsung pukul 16.00-20.00 WIT itu menjadi bagian utama dalam wisuda perdana perguruan tinggi tersebut.

Acara dihadiri Gubernur Papua Barat, Ketua DPR Provinsi, Ketua Majelis Rakyat Papua, pimpinan perguruan tinggi, Forum Komunikasi Kerukunan Suku Nusantara, jajaran Organisasi Perangkat Daerah, serta Kepala LLDIKTI Wilayah IV.


"Kebijakan publik yang efektif lahir dari integrasi antara riset akademik, pengalaman lapangan, dan akuntabilitas institusi," kata Sulastiana, dikutip Minggu 29 Maret 2026.

Menurutnya, pendekatan tersebut dinilai penting terutama bagi wilayah dengan dinamika pembangunan yang tinggi seperti Papua Barat, di mana kebijakan pemerintah sering kali bersinggungan langsung dengan aspek sosial budaya dan kesejahteraan masyarakat.

Karier Sulastiana menunjukkan lintasan yang tidak lazim: akademisi sekaligus perwira tinggi kepolisian. Alumni Universitas Indonesia itu meraih gelar doktor kriminologi dengan predikat cumlaude dan IPK tertinggi program doktoral pada 2013. 

Selama lebih dari 26 tahun, ia aktif mengajar dan berkontribusi di berbagai perguruan tinggi.

Di luar tugas kepolisian, ia juga dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Kehormatan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia hingga 2029.

Penugasannya sebagai Wakapolda Papua Barat menjadikannya polisi wanita berpangkat bintang satu pertama yang menduduki posisi tersebut di wilayah Papua.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya