Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: The Sun)

Global

Trump Guyon Ubah Nama Selat Hormuz Jadi “Selat Trump”

MINGGU, 29 MARET 2026 | 10:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah, Presiden AS Donald Trump justru melontarkan candaan yang menuai kontroversi dengan menyebut Selat Hormuz sebagai “Selat Trump”.

“Iran harus membuka Selat Trump, maksud saya, Selat Hormuz," ujar Trump, dalam pidatonya di forum Future Investment Initiative, Miami, seperti dikutip dari CNBC, Minggu, 30 Maret 2026. 

Tak berhenti di situ, Trump kemudian melanjutkan dengan nada satir. 


“Permisi. Saya sangat menyesal. Kesalahan yang mengerikan," ujar Trump. 

Pernyataan tersebut mencuat di tengah pembatasan akses ke Selat Hormuz oleh pemerintah Iran menyusul perangnya dengan AS dan Israel. 

Di sisi lain, Trump sebelumnya juga melontarkan wacana kontroversial dengan mengusulkan pengelolaan bersama selat tersebut antara dirinya dan pemimpin tertinggi Iran sebagai bagian dari solusi konflik. 

Ia bahkan mengklaim Teheran tengah bernegosiasi terkait hal tersebut, meski klaim itu telah dibantah oleh pihak Iran.

Sejumlah laporan media AS juga menyebut Trump mempertimbangkan opsi lebih jauh, termasuk mengambil alih kendali atas selat tersebut dan mengganti namanya menjadi “Strait of America” atau bahkan menggunakan namanya sendiri.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya